72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Upacara Pembukaan Pendidikan Dikmapa PK TNI

Jum`at, 6 Januari 2017 11:11:36 - Oleh : admin - Dibaca : 26 kali

Upacara Pembukaan Pendidikan Dikmapa PK TNI

Gubernur Akmil Mayjend TNI Arif Rahman menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Dikma Pa PK TNI TA 2017 yang berjumlah 151 orang terdiri dari 128 Dikma Pa Pk TNI Pria (Matra AD:46; AL:34; AU:48) dan 23 Dikma Pa Pk TNI Wanita (Matra AD:14; AL:7; AU:2),  yang bertempat diStadion Sapta Marga Akmil.  Bertindak selaku inspektur upcara adalah Komandan Kodiklat TNI Mayjend TNI Sumardi.  Dalam amanatnya kepada 151 Siswa/Siswa Dikma Pa Pk TNI , Komandan Kodiklat TNI  memberikan ucapan selamat kepada peserta yang lulus dari seleksi untuk mengikuti pendidikan yang sangat kompetitif itu. Oleh karena itu kesempatan tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bisa menjadi seorang prajurit TNI yang berkualitas, dan dapat dibanggakan. Disebutkan, Dikmapa PK merupakan salah satu jenis pendidikan pembentukan prajurit golongan perwira. Bertujuan untuk membentuk warga negara Indonesia yang terpilih menjadi perwira TNI. Hal itu agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit pejuang profesional dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

Selain itu, Dankodiklat juga menyampaikan kepada seluruh Siswa/i Dikma Pa PK TNI bahwa pendidikan yang mereka tempuh merupakan pendidikan integratif untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan di antara ketiga matra baik matra AD, AL maupun Matra AU selama 28 Minggu atau 7 bulan.  Pendidikan tersebut  dibagi menjadi tiga tahap : Pertama, tahap (Diksarit 12 Minggu) "Pendidikan dasar Keprajuritan", Kedua, (Diksargolpa 13 Minggu) "Pendidikan dasar golongan Perwira", Ketiga, Pendidikan Kematraan selama tiga Minggu.  Oleh karena itu, Dankodiklat TNI menegaskan bahwa integritas harus benar-benar dibina dan dibangun dengan baik disepanjang sejarah kehidupan TNI. 

Hadir dalam upacara tersebut: Wagub Akmil, Brigjend TNI Wisnoe P.B., para pejabat Direktur Kodiklat TNI, para pejabat distribusi A, B dan C Akmil serta para tamu undangan dari forum pimpinan daerah kota Magelang.

"TNI dan Polri Tidak Boleh Ada Jarak, Karena Inti Kekuatan Bangsa Indonesia Adalah TNI dan Polri. Apabila Salah Satu Dilemahkan, Maka Indonesia Akan Terganggu Stabilitas Nasionalnya".
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 20 Oktober 2017
Mendukung WIFT, Panglima TNI Berikan Bantuan Armada Laut
Kamis, 19 Oktober 2017
Kedubes AS Ungkap Peristiwa 1965, Panglima TNI: Itu Biasa Saja
Kamis, 19 Oktober 2017
Panglima TNI & Menhan Pelajari Dokumen Rahasia AS soal Tragedi 1965
Kamis, 19 Oktober 2017
Jalan Berdampingan, Panglima TNI dan Menhan Rapat di DPR
Selasa, 17 Oktober 2017
Panglima TNI Bangga Putra Indonesia Juara Hafiz Quran di Arab Saudi