72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Guspurla Koarmabar Kembali Tangkap Empat KIA Vietnam Pelaku Ilegal Fishing Di Laut Natuna

Kamis, 16 Maret 2017 12:24:02 - Oleh : admin - Dibaca : 8 kali

 Guspurla Koarmabar Kembali Tangkap Empat KIA Vietnam Pelaku Ilegal Fishing Di Laut Natuna

Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) kembali menangkap dan mengamankan empat kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam yang sedang melakukan ilegal fishing di perairan Laut Natuna,  Selasa (14/3). Sebelumnya unsur Guspurla Koarmabar yaitu KRI Barakuda-633, telah menangkap dan mengamanakan dua kapal ikan Vietnam BV 92565 TS dan BV 92564 TS ditempat yang sama dua hari sebelumnya.

Penangkapan terhadap empat KIA Vietnam tersebut dilakukan KRI Diponegoro-365 salah satu unsur KRI yang tengah melaksanakan kegiatan operasi Prasama Udhaya-17 di bawah kendali operasi Guspurla Koarmabar. Keempat KIA yang ditangkap yakni Kapal BV 5742 TS berbobot 60 GT dengan  jumlah ABK 3 orang, Kapal BV 9180 TV berbobot 60 GT dengan jumlah ABK 17 orang, Kapal BV 99890 TS berbobot 50 GT dengan jumlah ABK 7 orang dan Kapal BV 99991 TS berbobot 60 GT dengan jumlah ABK 7 orang.

Saat diperiksa, tiga kapal dalam keadaan tanpa muatan sedangkan satu kapal yakni Kapal BV 99991 TS ditemukan memuat ikan karang campuran sebanyak 12 Palka masing-masing setengah Palka. Adapun Kapal BV 99890 TS dengan nama samaran KM Abadi 07 dan Kapal BV 99991 TS dengan nama samaran KM Abadi 08 saat diperiksa sempat melarikan diri, namun berhasil dihentikan kembali. 

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 23 April 2018
Kompak Pakai Kaus Setrip, Panglima TNI dan Kapolri Ramaikan Perlombaan Kartini Run
Rabu, 28 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI saat Sambangi Ribuan Personel di Balikpapan
Rabu, 28 Maret 2018
Siapkan Buku Saku, Panglima TNI Ingin Prajurit Jaga Netralitas
Senin, 26 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI Soal Sanksi untuk Gatot yang Melobi Prabowo
Senin, 26 Maret 2018
Hadapi Pilkada dan Pemilu 2019, Panglima TNI Tegaskan Prajurit Harus Netral