72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Danlanud Sulaiman Tutup Susbamenjur Paskhas A-13 Skadik 204

Rabu, 19 April 2017 15:57:40 - Oleh : admin - Dibaca : 85 kali

Danlanud Sulaiman Tutup Susbamenjur Paskhas A-13 Skadik 204

Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Syafii,S.IP.,M.M., bertindak selaku inspektur upacara pada penutupan Susbamenjur (Kursus Bintara Manajemen Kejuruan) Paskhas Angkatan ke-13, yang dilaksanakan di Gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Kec. Margahayu, Kab. Bandung. Rabu (19/4).

 

Dengan mengutamakan kualitas dan selalu menanamkan sikap bekerja tanpa pamrih  serta kesadaran yang tinggi, apapun jenis tugas yang dilakukan, semuanya akan bermuara pada terlaksananya tugas-tugas TNI Angkatan Udara.

 

Demikian pernyataan Danlanud dalam amanat tertulisnya yang juga menyatakan bahwa gemblengan fisik, mental, dan akademik ditengah-tengah kehidupan pendidikan yang telah dilalui memang bertujuan untuk membentuk para prajurit yang berkualitas, berdedikasi tinggi, dan bermental baja.

 

"Seorang prajurit Paskhas harus dapat menempatkan diri secara proporsional.   Dalam arti, bagaimanapun kondisi dan situasinya, para lulusan harus berusaha untuk bisa menjadi prajurit yang dapat mematuhi segala peraturan dan menegakkan disiplin serta menjadi prajurit yang taat hukum, tambah Danlanud.

 

Serka Yudha Satria asal kesatuan Bravo 90 Paskhas ditetapkan sebagai lulusan terbaik Susbamenjur Paskhas Angkatan ke-13 yang dilaksanakan di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman selama tiga bulan.

 

 

 

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 8 Januari 2018
Berangkat Takziah, 8 Marinir Justru Bantu Tangkap Bandar Narkoba
Senin, 8 Januari 2018
Buah Manis Perjuangan Serka Dawis Jadi Nama Jembatan Gantung
Senin, 27 November 2017
Susi hingga Panglima TNI Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah