72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Tes Garjas Prajurit Yonif 511/DY Sebagai Tolak Ukur Pembinaan Fisik di Satuan

Jum`at, 21 April 2017 14:08:26 - Oleh : admin - Dibaca : 567 kali

Tes Garjas Prajurit Yonif 511/DY  Sebagai Tolak Ukur Pembinaan Fisik di Satuan

Dalam rangka meningkatkan kesegaran jasmani dan kemampuan fisik untuk mendukung kelancaran tugas pokok prajurit TNI Angkatan Darat, khususnya Prajurit Yonif 511/DY melaksanaan kegiatan Tes Kesegaran Jasmani Periodik I tahun 2017, di lapangan Yonif 511/DY dan kolam renang Penataran Kab. Blitar yang diikuti oleh seluruh prajurit.

Sebelum melaksanakan kegiatan Garjas diawali dengan pengecekan personil yang akan melaksanakan tes samapta, dilanjutkan pemeriksaan tahap awal kesehatan untuk mengukur tensi dan denyut nadi bagi para peserta oleh petugas Kesehatan Yonif 511/DY serta prosedur lainnya yang sesuai petunjuk pelaksanaan kesamaptaan jasmani yang di keluarkan oleh TNI-AD. Pelaksanaan test Kesegaran diawasi oleh tim asistensi Jasrem 081/DSJ. Pelaksanaan samapta tersebut meliputi test kesegaran "A" yaitu lari jarak tempuh 3.200 meter dan test kesegaran "B" yaitu: pull up, sit up, push up dan shuttle run, serta renang militer dasar dengan jarak 50 meter. Untuk pelaksanaan kegiatan test samapta periodik I TA. 2017 Yonif 511/DY, dilaksanakan selama dua hari yang terbagi dalam dua gelombang.

Komandan Yonif 511/DY Letkol Inf Dodik Novianto, S. Sos menyampaikan bahwa kegiatan tes kesegaran jasmani periodik ini merupakan program yang harus dilaksanakan oleh setiap Prajurit TNI AD Khususnya Prajurit Yonif 511/DY, kemampuan jasmani yang baik mutlak harus dimiliki oleh setiap Prajurit, karena hal ini merupakan tolak ukur dalam melaksanakan tugas dan kegiatan ini bertujuan untuk membina dan meningkatkan kemampuan seluruh prajurit Yonif 511/DY guna menunjang pelaksanaan tugas pokok TNI AD. "Oleh karena itu setiap saat ada kesempatan manfaatkan waktu yang ada dan laksanakan pembinaan fisik tersebut sesuai program secara teratur, kepada Prajurit yang akan melaksanakan tes Garjas Periodik ini agar dalam pelaksanaan dilaksanakan dengan serius dan sunguh-sunguh dan berhati-hati, selain itu Kesegaran Jasmani ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran fisik prajurit sekaligus mengukur kemampuan Garjas seorang Prajurit secara berkala", ujar Danyon.

Diharapkan melalui tes samapta periodik ini, kita dapat mengukur dan mengetahui kemampuan jasmani prajurit setiap enam bulan sekali dihadapkan dengan tantangan tugas yang semakin banyak sehingga dituntut prajurit yang profesional dan memiliki fisik yang tetap prima, oleh karena itu dibutuhkan pembinaan fisik secara rutin, Apabila jasmani prajurit meningkat harus dipertahankan akan tetapi apabila jasmani prajurit menurun perlu diadakan pembinaan fisik secara ekstra disatuan.

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 27 November 2017
Susi hingga Panglima TNI Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah
Rabu, 15 November 2017
TNI Harus Kuasai Media Digital
Sabtu, 11 November 2017
Panglima TNI: Pahlawan Berjuang Tidak Pernah Menanyakan Apa Agamamu