72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Korem 084/Bhaskara Jaya Gelar Komsos dengan Komponen Masyarakat

Jum`at, 21 April 2017 14:29:42 - Oleh : admin - Dibaca : 52 kali

Korem 084/Bhaskara Jaya Gelar Komsos dengan Komponen Masyarakat

Korem 084/Bhaskara Jaya menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Komponen Masyarakat yang ada di wilayah Sidoarjo, Gresik dan Surabaya di Aula Makorem 084/BJ pada hari Kamis (20/04/17). Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan hubungan antara prajurit TNI AD, khususnya Korem 084/BJ dengan komponen masyarakat agar terjadi hubungan yang lebih erat dan harmonis guna memberikan pemahaman, menggugah dan mengajak komponen masyarakat dalam rangka berpartisipasi dalam pertahanan negara. Dalam komsos ini diisi materi tentang Cinta Tanah Air dan Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Letkol Inf Didik Suryadi dari Sterdam V/Brawijaya.

Kegiatan Komsos yang mengambil tema "Melalui kegiatan penyelenggaraan komsos dengan komponen masyarakat, kita tingkatkan kemanunggalan TNI - Rakyat dan wawasan kebangsaan dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa"  ini diikuti sekitar 300 orang dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, dan para pengurus dan anggota ormas di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, serta dihadiri para Kasi dan Pasi Korem 084/BJ.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Denny Herman dalam sambutannya antara lain mengatakan, bahwa tugas dan tanggung jawab untuk menciptakan keamanan dan kedamaian di daerah ini bukan hanya merupakan tugas dan tanggung jawab TNI dan Polri saja, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh komponen bangsa, termasuk para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa dan ormas. Untuk itu Danrem mengharapkan kepada seluruh komponen masyarakat yang ada di daerah ini agar dapat mengambil peran serta secara aktif yang lebih besar dan luas serta signifikan lagi dalam ikut serta menciptakan keamanan dan kedamaian, agar kondisi daerah terus kondusif bagi kesinambungan proses pembangunan.

Danrem menjelaskan, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,  para tokoh ormas merupakan ujung tombak dan panutan dari masyarakatnya, sehingga merupakan garda terdepan dalam rangka pembinaan masyarakat dan sekaligus sebagai basis dalam rangka pembinaan masyarakat secara luas. Untuk itu Danrem mengharapkan agar peran penting dan strategis tersebut dapat dijalankan dengan baik, sehingga kehidupan masyarakat yang ada dalam suatu wilayah/daerah tersebut dapat terbina dengan baik pula.

Pada bagian lain alumnus Akmil 1989 tersebut menjelaskan, bahwa dalam rangka memelihara dan memantapkan kondisi stabilitas di wilayah kewenangan Korem 084/BJ telah berupaya seoptimal mungkin untuk senantiasa meningkatkan ketahanan wilayah. Ketahanan wilayah dapat diwujudkan dengan baik manakala ketahanan masyarakat dapat terwujud dengan baik pula. Ketahanan masyarakat dapat kokoh berdiri bila didukung oleh adanya ketahanan keluarga yang mantap, dan mantapnya ketahanan keluarga dapat terwujud jika ditopang oleh tegaknya ketahanan pribadi dari masing - masing individu itu sendiri, yang pada gilirannya dapat mewujudkan diri sebagai efek tangkal yang tangguh untuk menghadapi berbagai permasalahan/ ancaman yang ada, seperti bahaya terorisme, radikalisme, narkoba,pelecehan seksual,  maraknya media sosial yang sekarang lagi trend untuk menyebarkan berita-berita bohong (hoax).

Dalam akhir sambutannya Danrem berharap kepada seluruh komponen masyarakat agar mampu menciptakan iklim yang kondusif melalui komunikasi, dialog, interaksi, koordinasi  dan kerjasama yang intensif serta konstruktif dalam membangun masyarakat di daerah ini. Pelihara persatuan dan kesatuan bangsa guna menangkal segala upaya yang memecah belah kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa, jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat menyesatkan, dengan membudayakan saling asah, saling asuh dan saling asih diatas landasan moralitas kebersamaan dan kekeluargaan. Mari kita wujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis, yang kuat dan memiliki daya tahan serta dapat membedakan ataupun dapat berfungsi sebagai filter guna menyaring setiap pengaruh, baik yang datangnya dari dalam maupun luar negeri, yang dapat menimbulkan keretakan dalam kehidupan masyarakat kita.

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 28 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI saat Sambangi Ribuan Personel di Balikpapan
Rabu, 28 Maret 2018
Siapkan Buku Saku, Panglima TNI Ingin Prajurit Jaga Netralitas
Senin, 26 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI Soal Sanksi untuk Gatot yang Melobi Prabowo
Senin, 26 Maret 2018
Hadapi Pilkada dan Pemilu 2019, Panglima TNI Tegaskan Prajurit Harus Netral
Senin, 12 Februari 2018
Panglima TNI Perintahkan AL Berantas Peredaran Narkoba di Perbatasan