72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Kontingen Indonesia Juara Umum Paralayang Dunia Kembali ke Tanah Air

Kamis, 28 September 2017 15:24:06 - Oleh : admin - Dibaca : 38 kali

Kontingen Indonesia Juara Umum Paralayang Dunia Kembali ke Tanah Air

Kontingen Paralayang Federasi Aerosport Indonesia (FASI) telah kembali ke Tanah air, Rabu, 27/9/2017 pukul 18.00 mendarat dengan selamat di terminal 2D bandara Soekarno Hatta. Kedatangan Kontingen  Paralayang Nasional disambut dengan karangan bunga oleh Wakil Sekjen FASI Kolonel Pnb. Agung Sasongkojati didampingi pejabat dari Satlak Prima dan Media Nasional.

 Kolonel Pnb. Agung Sasongkojati menyampaikan bahwa Tim olahraga dirgantara tersebut sukses menyapu bersih gelar juara dunia ketepatan mendarat dunia (Paragliding Accuracy World Cup/PGAWC) 2017 yang digelar di Slovenia pada 21-23 September 2017. Tim yang berangkat ke PGAWC di Slovenia adalah Tim Pelatnas Paralayang, terdiri dari  23 orang dari pelatnas ditambah 3 atlet non pelatnas yang dipersiapkan untuk mengikuti Asian Games 2018. Kemenangan di Slovenia melengkapi kedigjayaan atlet-atlet yang disiapkan oleh FASI di tingkat Internasional dimana TNI AU berperan sebagai pembina utama olahraga Dirgantara di tanah air ini.

 Lebih lanjut Sekjen FASI tersebut, menambahkan "Keberhasilan menyapu bersih gelar juara dunia perorangan putra dan putri disamping juara dunia beregu  didapat usai atlet-atlet paralayang Indonesia mengakhiri lomba pada seri keempat atau final di Kobarid, Slovenia pada 21-23 September kemarin. Dimana seri pertama digelar di Manado (7-9 Maret), lalu seri kedua di Serbia (7-9 April), seri ketiga digelar di Mount Saint Pierre, Quebec, Canada (21-23 Juli).

Meskipun pada seri final ini, prestasi terbaik atlet-atlet Indonesia hanya meraih juara ketiga baik di nomor perorangan maupun beregu. Di antaranya lewat Elisa Manueke dan Lis Andriana yang jadi juara tiga di kategori perorangan putra dan putri, dan tim Garuda Prima 2 yang jadi juara tiga pada nomor beregu. Namun total hasil penghitungan nilai mulai seri pertama hingga seri keempat, Indonesia meraih nilai terbanyak dan berhak menyandang predikat juara dunia perorangan putra, perorangan putri dan beregu, paparnya

 Gelar juara dunia ketepatan mendarat Paralayang PGAWC 2017 ini diraih oleh Elisa Manueke. Sementara Rika Wijayanti berhasil jadi yang terbaik di bagian putri. Dan tim Garuda Prima 2 yang berisikan; Thomas Widyananto, Indra Lesmana, Ardi Kurniawan, dan Hening Paradigma juga berhasil menyabet terbaik di nomor beregu. Hegemoni Indonesia kali ini sangat terasa mendominasi di nomer ketepatan mendarat Paralayang, sehingga Indonesia menjadi  raksasa paralayang di kancah dunia tidak hanya di level Asia.

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 28 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI saat Sambangi Ribuan Personel di Balikpapan
Rabu, 28 Maret 2018
Siapkan Buku Saku, Panglima TNI Ingin Prajurit Jaga Netralitas
Senin, 26 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI Soal Sanksi untuk Gatot yang Melobi Prabowo
Senin, 26 Maret 2018
Hadapi Pilkada dan Pemilu 2019, Panglima TNI Tegaskan Prajurit Harus Netral
Senin, 12 Februari 2018
Panglima TNI Perintahkan AL Berantas Peredaran Narkoba di Perbatasan