72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Satgas MTF TNI Konga XXVIII – J UNIFIL Laksanakan Upacara Kesaktian Pancasila Dan Upacara Kenaikan Pangkat

Selasa, 3 Oktober 2017 15:19:23 - Oleh : admin - Dibaca : 152 kali

Satgas MTF TNI Konga XXVIII – J UNIFIL Laksanakan Upacara Kesaktian Pancasila Dan Upacara Kenaikan Pangkat

Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Kontingen Garuda atau Satgas MTF Konga XXVIII - J UNIFIL  laksanakan upacara Kesaktian Pancasila hari Senin (02/10). Upacara Kesaktian Pancasila mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang telah mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII - J UNIFIL  Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H. mengatakan "Pancasila adalah suatu dasar negara yang tidak dapat diubah oleh ideologi apapun, dan kita sebagai Tentara Nasional Indonesia benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari." Sebelumnya, Satgas MTF TNI Konga XXVIII - J UNIFIL telah melaksanakan nonton bareng film G 30 S/ PKI di koridor MCSR KRI Usman Harun 359. Kegiatan ini bertujuan untuk mewaspadai bahaya laten komunis dan ideologi lain yang mempengaruhi Pancasila.

Selesai melaksanakan Upacara Kesaktian, dilanjutkan acara pelaporan Kenaikan Pangkat prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII - J UNIFIL 2017 di geladak heli KRI Usman Harun 359. Sejumlah 7 orang prajurit yang melaksanakan laporan kenaikan Pangkat kepada Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII - J UNIFIL 2017. Tujuh personel antara lain Pelda Bambang Sutarto, Sertu Mes Sutarto, Kopka Nav Hery Heryanto, Kelasi Kepala Tlg Aris Kurniawan, Kelasi Kepala Rdl Dwi Wahono, Kelasi Kepala Rdi Dedi Prasetyawan, Kelasi Kepala Eta Safik Junaidi. Komandan Satgas menyampaikan dalam amanat, "Kenaikan pangkat merupakan wujud penghargaan dari pemimpin kepada prajurit yang telah melaksanakan tugas dengan baik dengan penuh semangat dan loyalitas." Diakhir acara, kenaikan pangkat ditandai potong tumpeng sebaagai rasa syukur prajurit di longe room perwira.

 

 

"TNI dan Polri Tidak Boleh Ada Jarak, Karena Inti Kekuatan Bangsa Indonesia Adalah TNI dan Polri. Apabila Salah Satu Dilemahkan, Maka Indonesia Akan Terganggu Stabilitas Nasionalnya".
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 27 November 2017
Susi hingga Panglima TNI Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah
Rabu, 15 November 2017
TNI Harus Kuasai Media Digital
Sabtu, 11 November 2017
Panglima TNI: Pahlawan Berjuang Tidak Pernah Menanyakan Apa Agamamu