72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Langkah Cepat, TNI Dan Masyarakat Bangun Tanggul Darurat di Kecamatan Kao Barat

Jum`at, 13 Oktober 2017 13:04:58 - Oleh : admin - Dibaca : 162 kali

Langkah Cepat, TNI Dan Masyarakat Bangun Tanggul Darurat di Kecamatan Kao Barat

Sudah berbulan-bulan lamanya semenjak tanggul sungai Toliwang di Kecamatan Kao Barat Kabupaten Halmahera Utara jebol akibat luapan air yang berdampak pada berbagai permasalahan mulai dari ketersediaan air bersih warga, ancaman bahaya banjir serta terganggunya sistem irigasi untuk mengairi ratusan hektar sawah yang berada di Desa Margomulyo dan Desa Toliwang hingga terancam gagal panen.

Oleh karenanya kepala Desa setempat berinisiatif untuk meminta bantuan kepada pihak TNI melalui Danramil 1508-03/Kao Lettu Inf Prasojo, atas permintaan bantuan tersebut kemudian Danramil melaporkan hal tersebut kepada Dandim 1508/Tobelo hingga mendapatkan respon positif agar segera diambil tindakan untuk mengatasi kesulitan rakyat dilokasi tersebut, setelah mendapatkan lampu hijau dari Pimpinan kemudian Danramil bersama para Kepala Desa mengadakan rapat untuk menentukan langkah yang dapat diambil untuk segera dapat mengatasi persoalan tersebut. Berdasarkan hasil rapat Kepala Desa menyampaikan bahwa perbaikan tanggul tersebut apabila mengharapkan dari Pemerintah paling cepat adalah tahun depan karena alokasi anggaran tahun ini sudah disyahkan dan sedang dijalankan, begitu pula dengan pemanfaatan Alokasi Dana Desa yang telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur lainnya.

 

 Setelah mendengar penjelasan dari para Kepala Desa diperlukan pemecahan terhadap persoalan yang sedang dihadapi serta perlu solusi segera karena berhubungan langsung dengan hajat hidup orang banyak, sehingga diputuskan bahwa untuk sementara waktu perlu dibuat tanggul darurat namun memiliki ketahanan yang mumpuni setidaknya bertahan beberapa tahun kedepan sambil menunggu Alokasi Dana Desa yang akan di plotting untuk pembangunan tanggul permanen. TNI dan warga bergerak cepat dengan mengumpulkan dana swadaya dari masyarakat dan juga bantuan dari pihak-pihak lain sehingga diperoleh dana sekitar 50 Juta Rupiah kemudian dalam pengerjaan agar tidak mengganggu masyarakat untuk mencari nafkah maka dibentuk 5 kelompok kerja yang terdiri dari 20 orang warga dan 15 Prajurit TNI yang setiap harinya mengerjakan tanggul yang diperkirakan memerlukan waktu pengerjaan selama 2 minggu tersebut.

 

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 27 November 2017
Susi hingga Panglima TNI Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah
Rabu, 15 November 2017
TNI Harus Kuasai Media Digital
Sabtu, 11 November 2017
Panglima TNI: Pahlawan Berjuang Tidak Pernah Menanyakan Apa Agamamu