72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Bandar Udara Husein Sastranegara Mencekam

Kamis, 26 Oktober 2017 15:27:03 - Oleh : admin - Dibaca : 243 kali

Bandar Udara Husein Sastranegara Mencekam

Sebayak 20 personel siswa Kontra Teror Bravo (KTB) Satuan Bravo 90 Paskhas Angkatan Udara mengikuti simulasi penanganan teroris yang dilaksanakan dilingkungan Bandar Udara Husein Sastranegara, Kamis (26/10).

Dalam latihan tersebut, diskenariokan kelompok teroris beranggotakan lima orang membawa senjata serta bahan peledak. Mereka melakukan penyanderaan terhadap tamu VIP diterminal kedatangan Bandar Udara Husein Sastranegara. Kemudian para teroris bernegoisasi dengan aparat yang terkait untuk disiapkan Bus, untuk menjemput mereka dan tamu VIP.  Untuk meninggalkan Bandar Udara Husein Sastranegara, menuju Kota Bandung. Mereka mengancam akan meledakkan Bus di lingkungan bandara jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Namun sebelum memasuki gerbang Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Tim Satuan Bravo 90 Paskhas berhasil menghentikan Bus Damri tersebut dan terjadi kontak tembak antara tim dengan kelompok teroris. Dalam waktu cepat, sekitar 2 menit, tim Satbravo 90 Paskhasau berhasil melumpuhkan para teroris dan membebaskan sandera.

Ditempat lain Tim Satuan Bravo 90 Paskhas menerima informasi bahwa ada sekelompok teroris membajak pesawat komersial Boeing 737-200 di area Bandar Udara Husein Sastranegara. Dengan sigap serta cekatan para personel Tim Satuan Bravo 90 Paskhas berhasil melumpuhkan teroris dan membebasan sandera yang ada dipesawat serta menjinakkan bom yang dibawa oleh teroris.

Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb M. Iman Handojo, S.IKom disela-sela kegiatan latihan dilaksanakan menyampaikan kegiatan ini adalah untuk memastikan kesiapan Satuan Bravo 90 Paskhas dalam menanggulangi aksi terorisme khususnya yang ada di Bandar Udara.

"Satuan Bravo 90 Paskhas bertugas melaksanakan operasi intelijen, melumpuhkan alutsista/instalasi musuh dalam mendukung operasi udara dan penindakan teror bajak udara serta operasi lain sesuai kebijakan Panglima TNI", terang Danlanud.

TNI Memiliki Tugas Pokok dan Berkomitmen Untuk Menyelamatkan Bangsa dan Negara Indonesia Serta Mendukung Kebijakan Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah
Rabu, 15 November 2017
TNI Harus Kuasai Media Digital
Sabtu, 11 November 2017
Panglima TNI: Pahlawan Berjuang Tidak Pernah Menanyakan Apa Agamamu
Sabtu, 11 November 2017
Jenderal Gatot: Pahlawan Berjuang Tak Tanya Sukumu Apa