72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Kabaranahan Kemhan Tinjau KRI Nagapasa-403

Kamis, 9 November 2017 14:34:55 - Oleh : admin - Dibaca : 88 kali

Kabaranahan Kemhan Tinjau KRI Nagapasa-403

Komandan Satsel Koarmatim Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa mewakili Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H., M.A.P., menyambut kedatangan Kabaranahan Kemhan Laksda  TNI Agus Setiadji, bertempat di Gedung Bramasta Satsel Koarmatim. Rabu, (08/11/2017).

Dalam kunjungan tersebut, Kabaranahan Kemhan meyampaikan apabila ada temuan kerusakan pada KRI Nagapasa-403 segera dilaporkan kepada Kemhan untuk ditindak lanjuti. Karena rencananya Presiden RI Joko Widodo akan melaksanakan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan dalam rangka membahas kerjasama militer di Jakarta.

KRI Nagapasa - 403 merupakan kapal pertama dalam jenis Kapal selam kelas Cakra. Kapal ini merupakan kapal pertama dari ketiga yang dipesan TNI Angkatan Laut. Kapal selam buatan galangan kapal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME), Okpo, Geoje, Gyeongsang Selatan, Korea Selatan. Selain menjadi kapal selam Type 209/1400 pertama untuk Angkatan Laut Indonesia, Nagapasa juga merupakan kapal selam yang di ekspor pertama oleh Korea Selatan.

 

Dibangun di bawah kontrak senilai US$ 1,1 miliar yang ditandatangani antara DSME dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia pada tahun 2011. Dua kapal selam pertama dibangun di Korea Selatan sementara kapal terakhir akan dibangun oleh perusahaan pembuat kapal PT PAL di Indonesia, di bawah program alih teknologi.

  Berbuatlah Terbaik, Berani, Tulus dan Ikhlas
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah
Rabu, 15 November 2017
TNI Harus Kuasai Media Digital
Sabtu, 11 November 2017
Panglima TNI: Pahlawan Berjuang Tidak Pernah Menanyakan Apa Agamamu
Sabtu, 11 November 2017
Jenderal Gatot: Pahlawan Berjuang Tak Tanya Sukumu Apa