72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan

Kamis, 30 November 2017 15:31:25 - Oleh : admin - Dibaca : 120 kali

Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan

Wakili Dandim Kasdim 1617/Jembrana Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Kejahatan di Kejaksaan Negeri Jembrana Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Rabu (29/11).

 Acara Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Uang Palsu dan Tindak Pidana Umum dan Pidana Khusus yang disaksikan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Arta S.E., M.M. dilaksanakan bertempat di Kejaksaan Negeri Jembrana Kel. Banjar Tengah dihadiri oleh Kasdim 1617/Jembrana Mayor Inf Ngakan Made Marjana S.Pd.

 Adapun beberapa sambutan diantarannya Kajari Negeri Kab. Jembrana Anton Delianto, S.H., M.H. Pada Intinya menyampaikan bahwa Pemusnahan barang bukti Narkotika, Uang palsu dan dan tindak pidana umum pada hari ini merupakan komitmen bersama TNI/POLRI, Kejaksaan Negara, Pengadilan Negeri, Pemerintah Daerah, BNK serta elemen masyarakat dalam upaya menjadikan jembrana terbebas dari peredaran Narkoba dan Uang Palsu.

 Bupati Jembrana I Putu Arta S.E.,M.M. dalam sambutannya memyampaikan bahwa Penyalah gunaan dan peredaran gelap Narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memperhatinkan dan cendrung semakin meningkat serta merupakan masalah bersama bagi pemerintah dan masyarakat Jembrana serta Tugas kita adalah menghentikan semua kejahatan ini, sehingga masa depan anak dan cucu kita menjadi selamat dan terbebas dari pengaruh Narkoba. Dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045" Semua itu dapat kita mulai dari lingkungan terkecil Yaitu keluarga, Sekolah dan pemerintah.

 Beberapa barang bukti yg dimusnahkan diantaranya  23 (dua puluh tiga) paket narkotika jenis sabu-sabu dg berat total 691,99 gram beserta dompet, klip, korek api, alat-alat pakai narkotika dan beberapa HP yg digunakan sebagai alat tindak pidana narkotika, 461 (empat ratus enam puluh satu) lembar uang kertas palsu pecahan Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) beserta 2 (dua) lembar kertas HVS mata uang Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah), 2 (dua) lembar kertas HVS mata uang Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) dan Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah), 1 (satu) buah tas slempang, 1 (satu) buah kardus yg dalam perkara tsb,  3186 (tiga ribu seratus delapan puluh enam) butir pil huruf Y dan 8 (delapan) plastik klip berisi 400 (empat ratus) pil huruf Y serta 159 (seratus lima puluh sembilan) butir pil koplo, 3700 (tiga ribu tujuh ratus) bungkus rokok tanpa dilengkapi dg pita cukai, beserta beberapa barang bukti lainnya yg merupakan perkara tindak pidana didalam KUHP.

 

"Jadi salah kalau orang mengatakan kalau TNI tidak tahu HAM"    
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 27 November 2017
Susi hingga Panglima TNI Jadi Pejabat dengan Kinerja Terbaik
Rabu, 15 November 2017
Panglima TNI : Hoax, Prajurit dan Wartawan
Rabu, 15 November 2017
Gatot Nurmantyo: Jangan Menelan Berita Mentah-Mentah
Rabu, 15 November 2017
TNI Harus Kuasai Media Digital
Sabtu, 11 November 2017
Panglima TNI: Pahlawan Berjuang Tidak Pernah Menanyakan Apa Agamamu