72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Satgas Pamtas Adu Kekuatan Dengan Warga Perbatasan

Jum`at, 11 Mei 2018 14:24:07 - Oleh : admin - Dibaca : 252 kali

Satgas Pamtas Adu Kekuatan Dengan Warga Perbatasan

 

Berbagai cara, terus dilakukan oleh prajurit Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) dalam memperkokoh Kemanunggalan antara TNI dan Rakyat di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Tak hanya membantu setiap warga yang mengalami kesulitan saja. Namun, Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan di wilayah tersebut, juga tak henti-hentinya untuk terus menghibur warga sekitar dalam kehidupan sehari-sehari.

Seperti yang berlangsung di KM 13 Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua saat ini, Jumat, 11 Mei 2018 pagi. Satgas bersama warga di Distrik Bomakia, saling adu kemampuan melalui pertandingan bola voli.

Dansatgas Yonif Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Sidik Wiyono mengatakan, selain bertujuan untuk mengadu skill yang di miliki oleh masing-masing tim (peserta, red), digelarnya event tersebut, juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Satgas Pamtas dengan warga sekitar.

"Kemenangan, bukan tujuan dari kegiatan ini. Namun, kebersamaan dan keakraban yang ingin kami timbulkan melalui voli ini," ujar Dansatgas yang juga sebagai Danyon Raider 500/Sikatan ini.

 

 

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Senin, 23 April 2018
Kompak Pakai Kaus Setrip, Panglima TNI dan Kapolri Ramaikan Perlombaan Kartini Run
Rabu, 28 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI saat Sambangi Ribuan Personel di Balikpapan
Rabu, 28 Maret 2018
Siapkan Buku Saku, Panglima TNI Ingin Prajurit Jaga Netralitas
Senin, 26 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI Soal Sanksi untuk Gatot yang Melobi Prabowo
Senin, 26 Maret 2018
Hadapi Pilkada dan Pemilu 2019, Panglima TNI Tegaskan Prajurit Harus Netral