72c48fd458ce9e91857e30ed00aff432.jpg

Pangdam IM Manunggal Subuh di Mesjid Nurul Huda Meulaboh

Rabu, 16 Mei 2018 12:22:55 - Oleh : admin - Dibaca : 233 kali

Pangdam IM Manunggal Subuh di Mesjid Nurul Huda Meulaboh

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin, S.H., S.I.P., M.H., didampingi Kasrem 012/TU  Letkol Inf Yudiono, S.ag., M.M., melaksanakan Sholat Subuh berjamaah bersama warga masyarakat,  di Mesjid Nurul Huda, Kota Meulaboh, Selasa (15/05/2018).

Pada kesempatan itu, dalam tausiyahnya Pangdam IM menyampaikan, Alhamdulillah pada hari ini dan ditempat yang berkah ini, kita masih diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan Sholat Shubuh bersama-sama secara berjamaah. Insya-Allah mudah mudahan kita semua mendapatkan berkah dari Allah SAW.

Sebagai umat Islam, Sholat Lima Waktu merupakan kewajiban yang wajib kita kerjakan, selain membuktikan ketaatan kepada sang pencipta Allah SWT, imbalan pahala pun akan diberikan kepada hamba-hamba yang saleh mengerjakan perintaNya dan menjahui segala larangan. Terlebih mengerjakan sholat subuh secara berjamaah pahalanya begitu besar.

Pangdam menghimbau, manunggal subuh yang kita laksanakan dengan berjamaah ini, bukan hanya sekedar menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi hendaknya harus dapat membentuk karakter masyarakat yang islami dan bersyariat, juga dapat meningkatkan kebersamaan dan mempererat silaturrahmi TNI dengan masyarakat, karena TNI ingin selalu hadir dan dekat dengan rakyat sesuai dengan moto TNI manunggal dengan rakyat.

Saya ingin mengutip tentang keutamaan shalat subuh dalam surat al-isra ayat 78 yang artinya: "dirikan-lah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) shubuh. sesungguhnya shalat shubuh itu disaksikan (oleh malaikat)."

bahwa betapa pentingnya shalat hingga diwajibkan bagi kita sekalian untuk mendirikannya, karena yang kita tahu shalat adalah tiang agama, sebagaimana sabda rasulullah saw, "shalat adalah tiang agama. barang siapa yang menegakkan shalat,maka berarti ia menegakkan agama, dan barang siapa yang meninggalkan shalat berarti ia merobohkan agama (hr. bukhari muslim). hadits di atas merupakan suatu rujukan bahwa tegak dan tidaknya agama islam pada seorang muslim tergantung pada shalatnya".ungkap Pangdam.

 

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 25 Mei 2018
Panglima TN‎I Berharap Ada Peraturan Pemerintah untuk Wadah Pasukan Elite TNI Berantas Terorisme
Jum`at, 25 Mei 2018
Panglima TNI: Koopsusgab Miliki Peran Pencegahan hingga Penindakan Aksi Terorisme
Senin, 23 April 2018
Kompak Pakai Kaus Setrip, Panglima TNI dan Kapolri Ramaikan Perlombaan Kartini Run
Rabu, 28 Maret 2018
Ini Kata Panglima TNI saat Sambangi Ribuan Personel di Balikpapan
Rabu, 28 Maret 2018
Siapkan Buku Saku, Panglima TNI Ingin Prajurit Jaga Netralitas