Membanggakan, Ini Yang dilakukan TNI POLRI di Daerah Misi Darfur Sudan
Jum`at, 1 Januari 2016 16:17:31 - Oleh : admin - Dibaca : 628
Home » Opini » Membanggakan, Ini Yang dilakukan TNI POLRI di Daerah Misi Darfur Sudan
Membanggakan, Ini Yang dilakukan TNI POLRI di Daerah Misi Darfur Sudan

FORCE CHIEF OF STAFF UNAMID (1/1),- Berdasarkan sejarah mencatat Indonesia pertama kali mengirim Pasukan Perdamaian (Peace Keeping Force) pada tahun 1957 ke Mesir dibawah pimpinan Letkol Inf Suadi Suromihardjo. Sampai dengan saat ini Indonesia tercatat sudah lebih dari lima puluh (50) Kontingen Garuda (KONGA) dikirim ke berbagai pelosok dunia. Hal ini menjadi tolak ukur keberhasilan Indonesia dalam menjalankan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

          Sebelum tahun 1998 Kontingen Garuda Indonesia terdiri dari personel pilihan dari empat angkatan yaitu gabungan TNI (TNI AD,TNI AL dan TNI AU) serta POLRI. Pada tahun 1992 Indonesia mengirim Kontingen Garuda XII ke Kamboja dibawah pimpinan Kol Pol Drs. S Tarigan. Berikutnya pada tahun 1994 Indonesia mengirim Kontingen Garuda XIV ke Bosnia dibawah pimpinan Letkol Pol Drs. Suhartono dan yang terakhir pada tahun yang sama Indonesia mengirimkan Kontingen Garuda ke XVI ke Mozambik dibawah pimpinan Mayor Pol Drs. Kuswandi. Komandan kontingen garuda merupakan personel pilihan yang silih berganti dari masing-masing angkatan. Namun sejak berpisahnya TNI dan POLRI secara tugas dan struktural, TNI dan POLRI masing-masing mengirimkan pasukan perdamaian sesuai dengan mandat yang diberikan oleh negara melalui PBB.

          Saat ini di Darfur Sudan tercatat sebanyak 955 personel TNI dan POLRI  mendapat amanah untuk melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian pada misi UNAMID (Nations African Union Mission in Darfur). Sebanyak 818 orang personel TNI terdiri dari 800 orang satuan tugas pasukan (satgas) Konga XXV-A, 12 pengamat militer (MILOBS) serta 6 orang perwira staff (MILSTAF) dibawah komandan kontingen Brigjen TNI Karmin Suharna S.IP,M.A (Force Chief of Staff UNAMID) Sedangkan 147 orang personel POLRI terdiri dari 140 satgas FPU (Formed Police Unit) dan 7 IPO (Individual Police Officer)  dibawah pimpinan AKBP Mohhammad Rendra Salipu,SIK,MSI.

          Seperti yang diterangkan oleh Aide De Camp (ADC)  Brigjen TNI Karmin Suharna, Kapten Inf I Cening Sudiantaya, selain sibuk kegiatan dikantor Brigjen TNI Karmin Suharna S.IP, M.A juga secara aktif melaksanakan kegiatan bersama dengan seluruh personel TNI dan POLRI yang sedang melaksanakan tugas di Darfur Sudan. Sudah menjadi agenda rutin beliau untuk berusaha selalu hadir di tengah-tengah personel yang sedang bertugas. Hal ini dilaksanakan dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggungjawab beliau secara moril  terhadap seluruh personel TNI dan POLRI bahkan dari sipil yang sedang bertugas di Darfur Sudan. Bahkan pernah sekali waktu beliau mengecek salah satu tanggo (pos pengamat)  di salah satu sektor di El-Genina Sektor Barat pada pukul 00.15 hanya untuk ikut berbagi rasa dinginnya udara yang mencapai minus dua derajat pada waktu itu di tempat tugas, ungkap Kapten Cening ajudan Brigjen TNI Karmin.

          Kami merasa bangga dengan kehadiran Brigjen TNI Karmin Suharna di daerah misi. Sebagai orang ketiga di daerah misi UNAMID Beliau adalah representative Indonesia di misi ini. Kami banyak belajar dari beliau, terutama bagaimana cara kita bersyukur kepada Alloh, bagaimana membawa diri di negeri orang tentunya selalu berbuat sesuai SOP (standard operating procedure) serta  dilandasi oleh keinginan berbuat untuk menjaga kehormatan merah putih itu pesan beliau kepada kami. Selain itu sosok beliau yang ramah dan  low profile membuat kami terayomi dengan kehadiran beliau. Brigjen Karmin adalah sosok Bapak kami disini, kami akan selalu berusaha berbuat yang terbaik untuk senantiasa menjaga kehormatan dan kewibawaan beliau di daerah misi, Ungkap AKBP Mohhammad Rendra Salipu Kepala Satuan Tugas FPU - VII.

          Dengan bertambahnya personel kita di Darfur baik TNI maupun POLRI diharapkan dapat membantu mempermudah dalam setiap pelaksanaan tugas masing-masing. Tentu ini adalah hal yang positif bagi kita secara pribadi yang sedang bertugas di Darfur sebagai pasukan perdamaian. Kebersamaan adalah modal yang kuat dimanapun kita berada. Saya selalu menekankan masalah ini kepada semua komponen baik dari kita (Indonesia) maupun dari negara lain. Saya berterima kasih kepada Letkol Inf Herry Subagyo sebagai Komandan Satuan Tugas Indobatt-1 dan AKBP Mohhammad Rendra Salipu sebagai Kasatgas FPU ke VII yang telah memberikan warna yang positif di misi ini. Terakhir saya mengajak seluruh komponen dari Indonesia yang sedang bertugas di UNAMID untuk senantiasa bersyukur atas rahmat Allloh Yang Maha Agung, kita berharap senantiasa dapat mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia tentunya atas ijin dan rahmat dari-Nya, Ungkap Brigjen TNI Karmin Suharna.

 

Baca "Opini" Lainnya

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!

Jangan biarkan Ibu Pertiwi menangis namun buatlah Ibu Pertiwi tersenyum, agar kita semua bahagia dan bisa bersatu untuk meraih mimpi menjadikan bangsa Indonesia yang besar

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Siaran Pers

Pengumuman

Jum`at, 2 Januari 2015
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
TV Streaming
patriot
patriot
pendidikan
Majalah TNI
download
download
download
LPSE
LAKIP

Video TNI