AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH JAKARTA, 18 JANUARI 2016
Senin, 18 Januari 2016 13:23:38 - Oleh : admin - Dibaca : 3625
Home » Amanat » AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH JAKARTA, 18 JANUARI 2016

Assalamualaikum Wr, Wb,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Syaloom,

Om Swastyastu.

 

Para Perwira, Bintara dan Tamtama, serta segenap PNS TNI yang saya cintai dan saya banggakan,

Mengawali amanat pada upacara bendera tanggal 17 Januari 2016 ini, terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpah kekuatan, kesehatan dan bimbingan-Nya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI sehingga kita berhasil melewati tahun 2015 dengan sarat prestasi dan kinerja optimal. Berbagai pengabdian TNI terkait dengan tugas penegakan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah serta misi kemanusiaan dapat dilaksanakan dengan prestasi membanggakan. Sehingga tidak mengherankan bila kinerja TNI sepanjang tahun 2015 mendapat penilaian publik dan menempatkan institusi tni sebagai sebuah "lembaga paling dipercaya" untuk itu semua saya menaruh rasa hormat dan bangga kepada kalian semua dimanapun berada dan bertugas.

Masih dalam suasana natal dan tahun baru, selaku pribadi dan atas nama Panglima TNI, saya mengucapkan Selamat Hari Natal bagi umat Kristiani yang merayakanya semoga damai natal membawa kebahagiaan, persaudaraan dan persatuan demikian pula bagi seluruh prajurit saya sampaikan selamat Tahun Baru 2016. Makna tahun baru selalu memberi inspirasi dan semangat baru meningkatkan kuantitas dan kualitas kerja agar TNI lebih kuat, hebat dan profesional. Demikian pula tahun baru harus dapat menumbuhsubukan sikap kepedulian dan semangat pengabdian TNI terhadap rakyat. Sehingga kedekatan dan kebersamaan TNI dengan rakyat terus terjalin dan abadi.

 

Para Prajurit dan PNS TNI, yang saya banggakan

 

Dihadapkan pada perkembangan globalisasi dengan kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi kita menghadapi suatu realitas berupa fenomena adanya revolusi budaya yang tidak mengenal batas ruang dan waktu begitu deras masuk dan mengikis secara perlahan budaya bangsa Indonesia yaitu budaya ketimuran yang penuh kearifan dan keluhuran, mempengaruhi aspek etika, moralitas, budaya, agama dan semua sendi kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali juga telah mempengaruhi pola sikap dan tindakan kehidupan prajurit menjadi rentan.

Menyikapi fenomena dan dampak negatif di atas perisai dan benteng tangguhnya adalah disiplin yang mencerminkan etika dan moral keprajuritan yang berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. Saya ingin garis bawahi bahwa TNI tidak mengenal kata damai bagi prajurit arogan, komandan satuan tidak akan pernah melindungi prajurit yang melanggar aturan dan hukum. Karena prinsipnya prajurit TNI yang melanggar tidak akan menemukan ruang di hati dan simpati rakyat dan menjadi penghalang terwujudnya kebersamaan TNI-RAKYAT. Ini sangat bertentangan dengan tema HUT Ke-70 TNI yaitu "Bersama Rakyat, TNI Kuat, Hebat dan Profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.

 

Segenap Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI yang saya banggakan

 

Di penghujung tahun 2015 sampai dengan awal tahun 2016 Panglima TNI beserta staf telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah Indonesia bagian timur yaitu Papua, Maluku dan 8 pulau terluar di wilayah Maluku Tenggara sampai ke Pulau Alor. Hasil kunjungan tersebut menyimpulkan Bahwa Pertama : apresiasi dan bangga kepada prajurit yang bertugas di wilayah pedalaman, perbatasan dan pulau terluar dengan keterbatasan yang dimiliki tidak menyurutkan semangat, motivasi dan dedikasi terhadap tugas pengabdianya.

Kedua : Sekian lama kita telah mengabaikan pembinaan dan pengembangan postur TNI khususnya di wilayah pulau terluar Indonesia bagian selatan, hal ini sebagai akibat paradigma yang keliru tentang rumusan hakekat ancaman yang tidak berdasar kepada fakta sejarah dan perkembangan lingkungan strategis kekinian. Ketiga : Mabes TNI bersama angkatan akan mengevaluasi dan menata ulang gelar, kekuatan dan kemampuan satuan-satuan TNI yang ada di pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga (Timor Leste dan Australia). Hal ini mengacu kepada Pokok-Pokok Kebijakan Panglima TNI Tahun 2016 yang menitikberatkan perhatian pembangunan dan pengembangan TNI di wilayah perbatasan dan pulau terluar meliputi interoperalbility gelar satuan antar angkatan, pemenuhan alutsista, penambahan personel, pembangunan pangkalan dan perumahan, pemenuhan alat transportasi dan komunikasi serta pemenuhan kesejahteraan moril berupa pelayanan kesehatan dan pemberian tunjangan kemahalan. Kebijakan itu kita tempuh dalam rangka meningkat kuantitas dan kualitas postur dan sistem pertahanan diwilayah tersebut sejalan dan selaras dengan program pemerintah yaitu membangun dari pinggiran dan mensukseskan program tol laut dan poros maritim dunia.

 

Segenap peserta upacara, yang berbahagia

 

Sebelum mengakhiri amanat ini ada beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh segenap prajurit dan PNS TNI yaitu :

Pertama.  Tingkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa hanya karena dengan itulah kita TNI baik secara perorangan maupun institusi akan selalu mendapat berkah kekuatan, perlindungan dan kemudahan dalam menjalankan amanah tugas pengabdian.

Kedua.  Tingkatkan disiplin dengan selalu menjunjung tinggi dan mantaati norma, aturan dan hukum yang berlaku serta pelihara dedikasi pengabdian dengan terus bekerja, bekerja dan bekerja disertai dengan loyalitas tegak lurus kepada pimpinan.

Ketiga.  Ikuti dan cermati perkembangan situasi wilayah masing-masing terutama perkembangan ancaman teroris pasca kejadian teror bom Sarinah dengan selalu meningkatkan deteksi dan cegah dini melalui peningkatan aktivitas pembinaan teritorial disertai peningkatan kesiapsiagaan operasional satuan.

Keempat.  Pelihara dan tingkatkan hubungan yang harmonis dan kerja sama dengan sesama instansi, jaga dan pelihara kepedulian dan kebersamaan dengan rakyat. Agar tni selalu dicintai rakyat.

Kelima.  Jaga dan pertahankan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan pengabdian TNI dengan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara dilandasi tekad untuk selalu berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas.

Akhirnya, semoga tuhan yang maha esa senantiasa melimpahan kesehatan dan kekuatan serta petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sangat-sangat kita cintai bersama.

 

Selamat bekerja dan bertugas, sekian dan terima kasih,

Wassalammualaikum Wr. Wb, syaloom, Om Santi Santi Santi Om.

 

Panglima TNI

 

Gatot Nurmantyo

Jenderal TNI

Baca "Amanat" Lainnya

All Comments (0)

Sign In or Sign Up now to post a comment!

Tahun 2017 Adalah Bersih-Bersih Ditubuh TNI dari Masalah Korupsi, Karena Korupsi Dapat Menghambat Kemajuan dan Pembangunan TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Siaran Pers

Pengumuman

Selasa, 8 Agustus 2017
Logo & Tema HUT Ke-72 Republik Indonesia
Kamis, 15 Juni 2017
Lomba Foto dan Karya Tulis
Jum`at, 2 Januari 2015
Call Center

Polling

Informasi apa yang paling Anda butuhkan dari website ini ?

 
TV Streaming
patriot
patriot
pendidikan
Majalah TNI
download
download
download
LPSE
LAKIP

Video TNI