3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Danlanud Ranai Pimpin Briefing Latihan Hanudnas “Perkasa A Tahun 2018”

Rabu, 2 Mei 2018 16:38:51 - Oleh : admin - Dibaca : 347 kali

Danlanud Ranai Pimpin Briefing Latihan Hanudnas “Perkasa A Tahun 2018”

(Puspen TNI).  Komandan Lapangan Udara Raden Sadjad (Danlanud RSA) Ranai Kolonel Pnb Azhar Aditama, memimpin briefing Latihan Hanudnas "Perkasa A Tahun 2018", bersama dengan wasit, pengendali dan penilai, bertempat di Hanggar Barat Lanud RSA, Rabu (2/5/2018).

Menurut Kolonel Pnb Azhar Aditama, melalui Briefing ini diharapkan akan dapat diperoleh kesamaan persepsi pola pikir dan pola tindak untuk kemudian dipedomani selama latihan oleh setiap unsur baik pelaku maupun pengawas, pengendali serta penilai. "Briefing ini diadakan untuk menyamakan visi para pelaku Latihan "Perkasa A Tahun 2018" agar memiliki kesamaan persepsi terhadap latihan yang akan dilaksanakan," ucapnya.

Danlanud  RSA Ranai Kolonel Pnb Azhar Aditama menekankan kepada pelaku agar tidak ada hal-hal kelalaian di dalam sistem penerbangan yang bisa ditolerir, oleh karena itu keselamatan yang nomor satu dan penyiapan dalam latihan sesuai dengan prosedur. "Prosedur-prosedur yang sudah diterapkan pada saat latihan harus ditaati," tegasnya.

Pelaksanaan Latihan Hanudnas "Perkasa A Tahun 2018" untuk mengetahui kemampuan dan kesiapsiagaan satuan pelaksana beserta unsur-unsur pertahanan udara yang berada dijajaran Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional) dalam mengamankan wilayah udara nasional yang menjadi  tanggung jawab Kosekhanudnas I (Area of Responsibilty) meliputi Riau, Laut Cina Selatan, Kalimantan Barat, Laut Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian Samudera Indonesia.

Adapun tujuan dari latihan tersebut adalah meningkatkan kemampuan dan menguji satuan Kosekhanudnas I dalam melaksanakan tugas pertahanan udara di wilayah udara bagian barat NKRI beserta unsur pertahanan udara kewilayahan sehingga tercapai kesiapan operasional.

Sasaran latihan yaitu : Pertama, menguasai dan mahir melaksanakan prosedur operasional pada tugas pertahanan yang  melibatkan satuan pertahanan udara kewilayahan. Kedua, menguasai dan mahir melaksanakan integrasi dan interoperability organisasi dan prosedur antar satuan pertahanan udara kewilayahan dalam melaksanakan tugas pertahanan udara di wilayah barat udara NKRI. Ketiga, terujinya prosedur dan buku petunjuk yang berkaitan dengan tugas pertahanan udara serta kemampuan teknis dan satuan jajaran Kosekhanudnas I.

Sedangkan materi latihan yang akan dikembangkan meliputi pengamanan wilayah udara, penerapan prosedur tetap operasi pertahanan udara, pengendalian dalam pelaksanaan penyergapan, pengembangan taktik dan tehnik penanggulangan gangguan dan serangan udara oleh setiap unsur pertahanan udara, penerapan integrasi dan interoperability pada organisasi dan prosedur satuan pertahanan udara kewilayahan, penerapan prosedur pertahanan udara pasif mengendalikan bahaya udara dan materi lain yang dipandang perlu untuk meningkatkan profesionalitas prajurit dalam melaksanakan tugas operasi pertahanan udara.

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai
Selasa, 27 November 2018
TNI AD Kembali Juara Tembak ASEAN, Jokowi: Rakyat Sangat Bangga!