3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Pangdam Iskandar Muda Terima Delapan Pucuk Senjata Api Sisa Konflik

Jum`at, 4 Januari 2019 15:15:50 - Oleh : admin - Dibaca : 205 kali

Pangdam Iskandar Muda Terima Delapan Pucuk Senjata Api Sisa Konflik

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko menerima delapan pucuk Senjata Api sisa konflik dari dua orang masyarakat. Penyerahan senjata tersebut diserahkan di Mako Deninteldam IM. Kamis (3/1/19). 

Pangdam IM di dampingi Asintel Kasdam IM, Asops Kasdam IM,Aspers kasdam IM, Kapendam IM dan Dandeniteldam IM. 

Adapun Delapan senjata yang diserahkan  terdiri dari 7 pucuk senjata  laras panjang dan 1 pucuk pistol dengan jenis senjata sebagai berikut, senapan jenis SS1 V1 sebanyak 3 pucuk , senapan AK 101 sebanyak 1 pucuk, senapan M-16 sebanyak 1 pucuk, senapan Karaben sebanyak 2 pucuk dan pistol revolver standar 1 pucuk, semua dalam kondisi baik atau berfungsi.  Selain  senjata juga diserahkan  800 butir munisi campuran dan 10 buah magasin. Penyerahan ini merupakan salah satu keberhasilan anggota Denintel Kodam Iskandar Muda.

Pangdam IM Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko usai menerima delapan pucuk senjata api tersebut menyebutkan, senjata yang diterimanya itu merupakan peninggalan sisa masa konflik Aceh.

Lanjut Pangdam IM, kondisi kondusif yang dirasakan masyarakat selama ini dengan rasa aman serta nyaman telah mendorong warga menyerahkan senjata secara penuh kesadaran. 

Timbulnya kesadaran masyarakat tersebut tidak lepas dari adanya kepercayaan masyarakat kepada TNI khususnya Prajurit Kodam Iskandar Muda dengan berbuat terbaik serta membantu kesulitan-kesulitan yang ada di masyarakat.

"Alhamdulillah dengan adanya kepercayaan dan kedekatan TNI dengan seluruh masyarakat dan juga adanya suatu kesadaran masyarakat terutama dalam penyerahan senjata kepada Kodam Iskandar Muda". 

"Momentum penyerahan senjata ini  patut kita hargai dan hormati, tentu dengan kondisi seperti ini tidak dilaksanakan proses hukum karena adanya kesadaran masyarakat sendiri yang menyerahkan senjata kepada pihak TNI". 

"Selanjutnya kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata sisa konflik diharapkan dengan penuh kesadaran dapat menyerahkan kepada Kami, karena masyarakat sipil tidak boleh memegang senjata". Pungkas Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko.

 

 

 

 

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai
Selasa, 27 November 2018
TNI AD Kembali Juara Tembak ASEAN, Jokowi: Rakyat Sangat Bangga!