3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Danyonko 463 Paskhas Membacakan amanat KSAU pada Upacara Bendera Bulanan

Selasa, 19 Februari 2019 15:56:36 - Oleh : admin - Dibaca : 177 kali

Danyonko 463 Paskhas Membacakan amanat KSAU pada Upacara Bendera Bulanan

Semakin meningkatnya suhu politik dalam negeri, sebagai akibat akan diselenggarakannya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif pada tahun ini rentan terhadap berbagai potensi terjadinya gangguan keamanan dan konflik komunal.


Hal tersebut disampaikan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., dalam amanat tertulis yang dibacakan Danyonko 463 Paskhas Letkol Pas Sigit Sasongko, M.Si (Han) pada Upacara Bendera Bulanan, yang diikuti oleh seluruh personel Lanud Iswahjudi dan Insub, di Yonko 463 Paskhas.

"Oleh karena itu saya tekankan kembali bahwa Netralitas TNI adalah harga mati yang harus senantiasa kita junjung tinggi dan kita implementasikan mulai dari prajurit berpangkat terendah sampai tertinggi", Tegas Kasau

Pada kesempatan ini juga Kasau memberikan penekanan terkait perkembangan situasi dalam negeri yang masih dihiasi berbagai permasalahan seperti separatisme, terorisme, radikalisme, bencana alam dan konflik sosial lainnya yang harus di tindak lanjuti dengan cepat agar dampak dari permasalahan tersebut dapat di minimalisir.

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai