3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Ex-Combatan Kembali Serahkan Senjata, Wujud Keberhasilan Pembinaan Teritorial atau Cimic Di Republik Demokratik Kongo

Jum`at, 1 Maret 2019 12:23:44 - Oleh : admin - Dibaca : 5 kali

Ex-Combatan Kembali Serahkan Senjata, Wujud Keberhasilan Pembinaan Teritorial atau Cimic Di Republik Demokratik Kongo

(Puspen TNI. Jumat 1/3/2019). Empat orang warga ex-combatan yang kembali serahkan senjata merupakan perwujudan dari keberhasilan pembinaan territorial atau Civil and Military Coordination (Cimic) Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) di Republik Demokratik Kongo.

Demikian dikatakan Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO   Kolonel Inf  Dwi Sasongko di Markas Satgas RDB, Soekarno Camp, Kalemie, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menyampaikan bahwa penyerahan senjata tersebut dilaksanakan di tiga tempat yaitu Kampung Lekengwe, Mukondo dan Kashege.

Menurut Kolonel Inf  Dwi Sasongko, penyerahan empat pucuk senjata jenis AK-47 yang diserahkan oleh warga Ex-Combatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyerahan tiga pucuk senjata yang telah dilakukan dua minggu yang lalu di Kapung Bakari, Kabulo dan Kashege.

Pada kesempatan tersebut Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO mengatakan bahwa dari empat pucuk senjata tersebut satu pucuk senjata jenis AK-47 berasal dari Kelompok Mwamba Moket asal Kampung Lekengwe, satu pucuk senjata jenis AK-47 berasal dari Kelompok Kibinja Mpalila Majifu asal Kampung Mukondo, satu pucuk senjata jenis AK-47 berasal dari kelompok Amisi Kakuji atau Mbwa ya Kanda asal Kampung Kashege dan satu pucuk senjata jenis AK-47 serta satu butir amunisi berasal dari kelompok Assani Piere Kampung Kilasi.

Selanjutnya Kolonel Inf  Dwi Sasongko menuturkan bahwa ketiga wilayah kampung tersebut merupakan daerah Red Zone atau terlarang yang berada di Axis Bendera dan Axis Nyunzu, Propinsi Tanganyika.

Proses penyerahan senjata dari warga ex-combatan kepada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO dilanjutkan dengan pendataan dan proses administrasi yang dilakukan oleh stafDisarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDRRR) MONUSCO yang bermarkas di Kalemie.

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan
Rabu, 15 Mei 2019
Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan di Wilayah Kodam III/Siliwangi
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur