3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Sabtu, 9 Maret 2019 19:12:34 - Oleh : admin - Dibaca : 109 kali

Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Generasi muda adalah parameter peradaban bangsa. Melalui penguatan jati diri bangsa, semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air, peradaban bangsa Indonesia dapat terus bertahan menghadapi gempuran budaya dari luar.

Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa, S.Sos. M.Si. M.Tr.(Han) pada saat Pencanangan Gerakan Generasi Muda Yang Cinta dan Bangga Terhadap Sejarah Bangsa (Genta Bangsa).

Kegiatan Genta Bangsa ini diawali dengan penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Kapusjarah TNI, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pusjarah TNI, Jl. Gatot Subroto No. 16 Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Kapusjarah TNI dalam sambutannya mengingatkan ancaman serbuan budaya dari luar terhadap generasi muda milenial. "Munculnya kegalauan dan sikap oportunistis generasi muda pada saat ini salah satu penyebabnya adalah  distorsi nasionalisme dan pengikisan jiwa patriotisme karena gempuran budaya dari luar", ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa sebagai pembina kesejarahan dan tradisi TNI mempunyai peran penting dalam pembinaan prajurit TNI dan generasi muda pada umumnya agar cinta dan bangga terhadap sejarah perjuangan bangsanya.

"Saya yakin dengan upaya ini generasi muda akan memperoleh penyadaran dan pencerahan tentang akar budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan bermartabat secara terus menerus dan berkesinambungan dari generasi ke generasi", tuturnya.

FGD Pusjarah TNI tahun 2019 kali ini mengambil tema "Sejarah Milenial" dengan menyajikan pembahasan mengenai sejarah bangsa bagi anak muda, pemuda dan TNI dalam dimensi pendidikan, sejarah sebagai alat pertahanan negara, dan sejarah adalah kita, dengan menghadirkan tokoh tokoh sejarawan muda yang kompeten di bidang kesejarahan dari kalangan Pendidik dan Peneliti sejarah, antara lain Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma (Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia), Ghamal Satya Mohammad, M.A. (Sejarawan Leiden University), Abdul Malik Raharusun, S.Pd., M.Pd. (Penggiat Sejarah Negarawan Muda DKI), dan Asep Kambali, S.Pd, M.IK (Penggiat Sejarah).

Sebagai moderator dalam kegiatan FGD tahun 2019 adalah Kabiddok Pusjarah TNI Letkol Caj Dr. Kusuma.

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai
Selasa, 27 November 2018
TNI AD Kembali Juara Tembak ASEAN, Jokowi: Rakyat Sangat Bangga!