3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Komandan Lantamal V Hadiri Peluncuran Kapal Selam Ke-3

Jum`at, 12 April 2019 10:52:25 - Oleh : admin - Dibaca : 92 kali

Komandan Lantamal V Hadiri Peluncuran Kapal Selam Ke-3

Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V), Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H., M.Han menghadiri kunjungan kerja Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacud (Menhan RI) dan Ibu Nora Ryamizard Ryacud beserta rombongan, dalam rangka peluncuran Kapal Selam Ke-3 Diesel Elektrik Sub Marine (DSME) di PT. PAL Indonesia Jl. Hangtuah, Ujung, Semampir, Surabaya, Kamis (11/4).

Pejabat yang hadir  dalam acara tersebut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (Kasal), Kwang Seuk Kim (Presiden Direktur DSME), Bpk. Budiman Saleh (Dirut PT. PAL Indonesia Persero), Laksdya TNI DR. Didit Herdiawan M.P.A,.M.B.A (Sekjen Kemenhan RI), Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M (Asops Kasal),  Laksda TNI Supriatno Irawan, S.E (Aspam Kasal), Laksda TNI Arusukmono (Asrena Kasal), Laksda TNI Moelyanto (Aslog Kasal), Laksda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si (Pangarmada II), Laksda TNI Edy Sucipto (Gubernur AAL), Laksda TNI Dedy Yulianto (Dankodiklatal)  dan Undangan lainnya.

TNI Angkatan Laut kembali menerima Alutsista terbaru, hal ditandai dengan acara Launching Ceremony  dan  Ship Naming  Kapal Selam Diesel EIectric Submarine U209/1400 produksi PT PAL Surabaya rencananya akan diberi  nama KRI Alugoro-405. Kamis (11/4) di Dermaga Fasilitas Kapal Selam. PT PAL. Uyung. Surabaya.

Kapal ini memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah permukaan air, mampu berlayar lebih dari 50 hari dan dapat menampung lebih dari 40 Kru Kapal ditambah satu Tim Pasukan Elit TNI AL untuk menunjang fungsi operasinya.

Nama Alugoro  diambil  dari nama sebuah senjata pemukul yang dimiliki oleh tokoh pewayangan Prabu Baladewa, senjata tersebut  berupa Gada yang digunakan olah Para Kesatria atau Bangsawan lainnnya, Kekuatan senjata ini adalah dengan sekali pukul dapat menghancurkan kepala orang yang dipukulnya. Senjata ini sakti karena pemberian dari Dewa yaitu Batara Guru sebagai hadiah pada waktu menikah dengan Dewi Erawati.

Berbeda dengan KRI Nagapasa-403 dan KRI Ardadedali-404, KRI Alugoro-405 adalah Kapal Selam yang pertama yang dirakit secara lokal di fasilitas PT PAL Surabaya. Hal tersebut merupakan kontribusi positif bagi kemajuan industri pertahanan terutama  PT PAL dalam rangka Proses Alih Tehnologi menuju kemandirian produksi dalam  negeri di bidang tehnologi pengembangan alutsista TNI.

Telah mengirimkan pekerja ke Korea Selatan dalam mempelajari pembuatan kapal selam, dan tahun depan telah Meneken Kontrak dengan Kemhan dan akan membuat 3 unit Kapal Selam dan sudah berjalan 1 unit Kapal Selam di hanggar masih dalam tahap pembuatan.

Berharap PT. PAL Indonesia dapat memberikan sumbangsih kepada negara dalam memperkuat pertahanan negara Indonesia khususnya dalam bidang  kemaritiman.

Sambutan Menhan RI, Peluncuran Kapal Selam ini  merupakan peluncuran terbesar antara investor dan PT. PAL Indonesia dan transfer teknologi guna meningkatkan kinerja PT. PAL Indonesia sehingga mampu membuat Kapal Selam secara mandiri.

Perkembangan industri Indonesia merupakan kemajuan Bangsa Indonesia dalam membuat Alutsista Modern sehingga kehadirannya dapat menjaga kedaulatan bangsa Indonesia, khususnya menambahkan kekuatan TNI AL dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia.

Pertahanan Indonesia sudah masuk ke urutan ke-10 besar di Dunia, mengharapkan dengan masuknya Kapal Selam ini dapat memberikan efek besar terhadap pertahanan di mata Dunia.

Indonesia merupakan negara kemaritiman terbesar di Dunia, yang memiliki SDA yang banyak, ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang berkomitmen untuk membangun negara maritim di Indonesia.

Semoga ke depannya Indonesia terus meningkatkan kerja sama dengan negara luar dan terus meningkatkan Alutsistanya sendiri dan dapat menjual Alutsistanya ke negara-negara tetangga.

Ucapan terima kasih kepada seluruh komponen yang telah memberikan sumbangsih tenaga dan fikiran, dan kepada Prajurit agar menjaga Alutsista ini dengan sebaik-baiknya agar masa pakai Kapal Selam ini bisa digunakan dengan jangka waktu yang lama.

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai