3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Evakuasi Bapak Keris Skaus Menuju Pos Pamtas TNI Oepoli Tengah

Kamis, 18 April 2019 09:22:09 - Oleh : admin - Dibaca : 19 kali

Evakuasi Bapak Keris Skaus  Menuju Pos Pamtas TNI Oepoli Tengah

Menjadi pendengar apapun kesulitan masyarakat dan berusaha mengatasinya dengan berbagai cara serta tulus dan ihklas adalah sikap seorang prajurit TNI di perbatasan. Seperti yang dilakukan oleh anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Pamtas RI - RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741 / GN.

Seorang warga atas nama Ibu Anastasia kefi ( umur 27 Tahun ) yang datang ke pos Oepoli tengah guna meminta bantuan bahwa suaminya atas nama bapak Keris skaus ( umur 32 tahun ) yang bekerja menjaga sawah sekarang sedang sakit. Bapak Keris Skaus berada di pondok atau gubuk dan tidak dapat berjalan karena tumit sebelah kanan terkena kayu pada saat malam hari mengejar sapi yang masuk kesawah.

Setelah mendengarkan laporan dari Ibu Anastasia Kefi, segera 5 orang anggota Pos Oepoli Tengah yang dipimpin Serda Hamdi Afifus Sulton yang menjabat Bakes kipur II satgas pamtas Yonif Mekanis 741/ GN beserta Kopda Agus Arsul Sani, Pratu Priyo Utomo, Prada Edi Suprapto, Pratu Syafruddin menuju ke gubuk Bapak Keris Skaus yang berjarak kira - kira 400 m dari pos tepatnya di dusun Netemnanu utara, kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT. Kemudian melaksanakan evakuasi ke pos Oepoli tengah dengan menggendong Bapak Keris Skaus. Setelah sampai di pos Bapak Keris Skaus diberikan pengobatan oleh tim Kes Pos Oepoli Tengah.

"Evakuasi warga yang sakit memang terlihat sederhana tapi  saya selalu menekankan kepada jajaran jika ada hal seperti ini segera tindak lanjuti, laksanakan evakuasi secara terukur dan koordinasi dengan puskesmas terdekat. Kesehatan mereka jadi tanggung jawab kita dan berikan perhatian khusus," ucap Dansatgas Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos., M.M., M.I.Pol.

"Kesehatan masyarakat diperbatasan masih sangat terkait dengan kebersihan dan kepedulian masing - masing dari diri pribadi. Kebanyakan dari masyarakat perbatasan memang masih menganggap remeh penyakit yang datang sehingga banyak dari mereka pergi berobat bila penyakit sudah dalam kondisi yang mulai parah. Maka dari itu saya sampaikan kepada jajaran agar selalu monitor kondisi masyarakat di daerah binaan dengan melaksanakan anjangsana sesuai protap yang ada," tambah Dansatgas.

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan
Rabu, 15 Mei 2019
Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan di Wilayah Kodam III/Siliwangi
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur