3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Cegah HIV AIDS, Satgas Yonmek 643 Berikan Penyuluhan PMS

Jum`at, 10 Mei 2019 12:55:32 - Oleh : admin - Dibaca : 17 kali

Cegah HIV AIDS, Satgas Yonmek 643 Berikan Penyuluhan PMS

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, di bawah pimpinan Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, tidak henti-hentinya memberikan penyuluhan tentang kesehatan kepada masyarakat perbatasan RI-Malaysia, baik mengenai kesehatan Balita sampai dengan tentang bahaya Penyakit Menular Seksual (PMS).

Selain memberikan penyuluhan terhadap bahaya Penyakit Menular Seksual (PMS), kegiatan penyuluhan yang banyak dihadiri oleh para ibu-ibu tersebut juga memberikan layanan posyandu bagi balita. Bertempat di Dusun Bantang Jaya, Desa Gersik, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang.

Danton Kesehatan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Letnan Dua Ckm Teguh Dwiatmoko menyampaikan, kegiatan penyuluhan kesehatan yang diselenggarakan kali ini di fokuskan mengenai tentang bahaya Penyakit Menular Seksual (PMS).

Sedangkan tujuan diselenggarakannya penyuluhan untuk mencegah tertularnya masyarakat di perbatasan dari penyakit menular karena posisi wilayah yang berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia yang rentan dengan keluar masuknya warga.

"Posisi yang berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia membuat masyarakat di perbatasan rentan tertular PMS yang mungkin dibawa oleh warga dari luar wilayah Indonesia," kata Teguh.

"Ini merupakan bentuk perhatian Satgas Pamtas terhadap kesehatan masyarakat di perbatasan sekaligus merupakan langkah preventif mencegah penyakit menular seksual di perbatasan," katanya.

Lizuanda Kepala Desa Gersik, Kec. Jagoi Babang menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan tersebut.

"Terima kasih terhadap Satgas Yonmek 643/Wns, atas penyuluhan yang di berikan kepada masyarakat dan layanan kesehatan, harapan kami agar ibu-ibu yang hadir dapat memberikan pengetahuan kesehatan kepada keluarga maupun lingkungannya," ucapnya.

Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns Mayor Inf Dwi Agung Prihanto menambahkan, bahaya HIV/AIDS dinilai sangat penting untuk dipahami oleh para pemuda, terlebih para pelajar yang berada di tiga wilayah sektor Satgas Pamtas yaitu, Kabupaten Sambas, Bengkayang dan Sanggau Khususnya.

Sudah kita ketahui bersama, bahwa penyakit menular HIV/AIDS belum diketemukan obatnya, dan sudah menelan banyak korban jiwa. Untuk itu, pemahaman ini sangat penting disampaikan kepada semua lapisan masyarakat.

"Kepada warga masyarakat agar tahu cara-cara pencegahan penyakit HIV/AIDS, agar bisa memahami secara baik demi menjaga kesehatan diri, keluarga dan masyarakat sekitar," ujar Dansatgas mengakhiri.

 

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Sabtu, 17 Agustus 2019
SIARAN TNI DI RRI PROGRAM 4 TANGGAL 17 AGUSTUS 2019
Jum`at, 16 Agustus 2019
TNI POLRI PILAR NKRI
Kamis, 8 Agustus 2019
Baleho HUT ke-74 RI
Jum`at, 2 Agustus 2019
SIARAN TNI DI RRI PROGRAM 4
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak
Selasa, 13 Agustus 2019
Kekuatan Militer Indonesia Diperhitungkan Dunia, Kapuspen TNI: Kita Tak Akan Lengah
Selasa, 13 Agustus 2019
Kodam XVII/Cenderawasih Terus Mencari Helikopter MI-17
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan
Rabu, 15 Mei 2019
Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan di Wilayah Kodam III/Siliwangi