3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Diskes Koarmada II Gelar Penyuluhan Kesehatan Rutin

Kamis, 16 Mei 2019 14:15:33 - Oleh : admin - Dibaca : 0 kali

Diskes Koarmada II Gelar Penyuluhan Kesehatan Rutin

Dalam rangka menjaga kesehatan prajurit Komando Armada II (Koarmada II) Dinas Kesehatan (Diskes) Koarmada II menggelar ceramah kesehatan tentang penanganan dan pencegahan masalah kesehatan, yang diikuti 40 personel dari satuan Koarmada II antara lain POM Koarmada II, Primkopal Koarmada II dan Dispen koarmada II, bertempat di ruang rapat Primkopal Koarmada II,  Kamis (16/05/2019).

Dalam ceramah kesehatan kali ini diisi oleh Kapten Laut (K) Suparman ,yang kesehariannya menjabat sebagai Kasi Urikes Diskes Koarmada II dan Lettu Laut (K/W) dr. Irene Clara Kristantina serta dua personil Diskes Koarmada II.

Selain masalah Resusitasi Jantung Pulmonal (RJP), juga dipaparkan materi tentang cara penanganan dan pencegahan Diabetes Melitus (DM), Hepatitis dan HIV.

Kapten laut (K) Suparman menjelaskan bahwa secara umum penyakit Diabetes Melitus (DM) terjadi akibat gaya hidup salah terutama yang menyebabkan akumulasi menumpuknya kadar gula dalam darah dan berada di atas ambang batas normal yang bersifat kronis dan jangka panjang. Dalam kondisi normal, glukosa adalah sumber energi utama bagi sel-sel dalam tubuh yang membentuk otot juga jaringan, termasuk juga untuk otak, namun jika berlebih bisa berbahaya karena memicu penyakit gula darah/diabetes.

Sedangkan Lettu Laut (K/W) dr. Irene Clara Kristantina menjelaskan tentang masalah Hipertensi yang mana nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas apa yang sedang dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Perlu diketahui bahwa tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat).

Usai menerima ceramah seluruh peserta yang hadir juga diajarkan secara langsung cara penanganan masalah Resusitasi Jantung Pulmonal (RJP), yakni langkah pertolongan medis pertama untuk mengembalikan fungsi napas dan atau sirkulasi darah di dalam tubuh yang terhenti.

 

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan
Rabu, 15 Mei 2019
Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan di Wilayah Kodam III/Siliwangi
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur