3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Kapok Gadik Pimpin Upacara 17-an di Kodiklatal

Kamis, 18 Juli 2019 11:18:28 - Oleh : admin - Dibaca : 47 kali

Kapok Gadik Pimpin Upacara 17-an di Kodiklatal

Kepala Kelompok Tenaga Pendidik (Kapok Gadik) Komando Pembinaan  Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklatal) Kolonel Laut (E) Totok Subali Asmoro, S.T., memimpin apel 17-an di Lapangan Laut Maluku, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya.

Hadir pada apel penaikan bendera tersebut, para Komandan Kodik, Komandan Pusdik, Komandan Sekolah dan ratusan Pamen Kodiklatal. Sedangkan pasukan upacara meliputi prajurit dan PNS Kodiklatal serta para prajurit siswa yang sedang menempuh pendidikan di Kodiklatal.

Pada kesempatan itu, Kapok Gadik membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjajanto, S.I.P.,yang mengatakan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengigat kebhinnekaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia.

Panglima TNI menekankan agar personel dan satuan TNI adaptif untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.  "Kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasi demi kemajuan TNI," ujarnya.

Panglima TNI juga mengingatkan agar seluruh prajurit TNI mewaspadai terhadap upaya-upaya memecah belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan saat ini.

Terkait dengan hilangnya  prajurit TNI AD di Papua, Panglima TNI mengajak seluruh keluarga besar TNI untuk mendoakan 12 prajurit dan Helikopter M-17 dapat selamat dan segera ditemukan.

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 27 November 2019
Panglima TNI-Kapolri Akan Kunjungi Papua
Selasa, 26 November 2019
Panglima TNI Sempatkan Ziarah ke Pulau Penyengat
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak