3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Kaskostrad Pimpin Upacara 17-an Bulan Juli Tahun 2019 di Makostrad

Kamis, 18 Juli 2019 12:47:35 - Oleh : admin - Dibaca : 68 kali

Kaskostrad Pimpin Upacara 17-an Bulan Juli Tahun 2019 di Makostrad

Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Mayor Jenderal TNI M. Bambang Taufik, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara 17-an, bertempat di lapangan upacara Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/7).

Upacara 17-an ini diawali dengan menaikkan bendera merah putih, pembacaan Pancasila oleh Inspektur upacara diikuti oleh seluruh peserta upacara, pembacaan pembukaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga dan pembacaan Panca Prasetia Korpri, kegiatan upacara yang rutin dilaksanakan tanggal 17 tiap bulan tersebut diikuti oleh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makostrad.

Pada kesempatan ini Kaskostrad membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang pada amanatnya mengatakan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia, mengingat ke-bhinneka-an yang kita miliki. Tidak salah bila para pendiri negara ini menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa Indonesia.

"Salah satu hal yang mendasar dalam keberhasilan tugas pokok adalah sumber daya manusia yang mendukung. Sebagai alat pertahanan negara, TNI membutuhkan prajurit-prajurit yang professional". Profesionalisme itü hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik, kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Dalam Amanat yang dibacakan Kaskostrad, Panglima TNI mengingatkan kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi dan harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI tidak lagi dapat bersikap tertutup. Tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada.

"Untuk itu setiap Komandan Satuan (Dansat) bertanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya. Saudara-saudara bertanggung jawab atas apa yang dilakukan dan tidak dilakukan oleh setiap anak buah", tambah Panglima TNI.

Pada Akhir amanatnya, Panglima TNI mengajak kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk berdoa bagi keselamatan rekan-rekan kita yang saat ini masih belum ditemukan. Saat ini pasukan yang ada terus berupaya menemukan 12 prajurit dan Helikopter Ml-17 yang hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua.

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 27 November 2019
Panglima TNI-Kapolri Akan Kunjungi Papua
Selasa, 26 November 2019
Panglima TNI Sempatkan Ziarah ke Pulau Penyengat
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak