3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Aslog Guspurla Koarmada II Pimpin Ziarah Ke Makam Pahlawan Brigjen TNI (Pur) Hasan Basri

Rabu, 7 Agustus 2019 13:15:44 - Oleh : admin - Dibaca : 147 kali

Aslog Guspurla Koarmada II Pimpin Ziarah Ke Makam Pahlawan Brigjen TNI (Pur) Hasan Basri

Asisten Logistik Gugus Tempur Laut Komando Armada II (Guspurla Koarmada II) Letkol Laut (T) Sulastono, S.E. yang On Board di KRI Hasan Basri-382 sebagai Kapal Markas dalam Operasi Gabungan Busur Ambalat-19, melaksanakan ziarah ke makam salah satu pahlawan nasional yakni Brigjen TNI (Pur) Hasan Basri di Monumen Divisi IV ALRI Jl. A. Yani KM.20, Kayu Bawang, Kec. Gambut, Banjar, Kalimantan Selatan.

Ikut mendampingi dalam ziarah tersebut yakni  Paban Komplek Guspurla Koarmada II Letkol Laut (P) Andik Sanjaya, Komandan KRI Hasan Basri-382 Letkol Laut (P) Jhon David NS., S.T., M.M.serta seluruh ABK KRI Hasan Basri-382.

Pada kesempatan ini Aslog Guspurla Koarmada II menyampaikan sebagai warga negara yang baik kita harus menghormati jasa-jasa para pahlawan, begitu juga terhadap Brigjen TNI (Pur) H. Hasan Basry yang merupakan putera daerah Kalimantan Selatan, yang dapat menjadi tauladan bagi kita  atas pengabdian yang diberikannya kepada bangsa dan negara.

Terkait sosok Brigjen H Hasan Basri sendiri, adalah salah satu pahlawan nasional yang lahir di Kandangan, Hulu Sungai Selatan pada tanggal 17 Juni 1923. Beliau adalah seorang tokoh militer, yakni sebagai Panglima TNI Angkatan Darat Divisi Lambung Mangkurat yang sebelumnya ALRI Divisi (A).

Perjuangan Hasan Basry selalu merepotkan pertahanan Belanda di Kalimantan Selatan, puncaknya beliau berhasil memproklamasikan kedudukan Kalimantan sebagai bagian dari Republik Indonesia yang dikenal dengan Proklamasi 17 Mei 1949 atau yang dikenal Proklamasi Kalimantan.

Beliau juga berjasa dalam dunia pendidikan khususnya di Kalimantan Selatan, dimana ia merupakan salah satu tokoh pendiri Universitas Lambung Mangkurat.

Hasan Basry meninggal pada tanggal 15 Juli 1984 dan dimakamkan di Liang Anggang Banjarbaru.  Atas jasa-jasanya beliau dianugerahi gelar sebagai Pahlawan Nasional oleh presiden RI pada tanggal 3 November 2001.

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 27 November 2019
Panglima TNI-Kapolri Akan Kunjungi Papua
Selasa, 26 November 2019
Panglima TNI Sempatkan Ziarah ke Pulau Penyengat
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak