3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Tingkatkan Kerjasama, Marinir Indonesia-Amerika Gelar Latihan Bersama Platoon Exchange

Kamis, 8 Agustus 2019 10:39:35 - Oleh : admin - Dibaca : 86 kali

Tingkatkan Kerjasama, Marinir Indonesia-Amerika Gelar Latihan Bersama Platoon Exchange

Dalam rangka meningkatkan kerjasama, Korps Marinir TNI AL - Marinir Amerika Serikat menggelar Latihan Bersama Platoon Exchange (Platex) di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo. Rabu (07/08/2019).

Latihan Bersama Platoon Exchange tersebut secara resmi dibuka oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) yang diwakili Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, S.H., M.M. dengan Komandan Upacara Lettu Marinir Presly.

Dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Brigif 2 Marinir, Komandan Korps Marinir mengatakan,  kerjasama bidang pertahanan antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Amerika Serikat telah berjalan harmonis dan berkesinambungan cukup lama dari waktu ke waktu, dimana salah satu bentuk kerjasama tersebut yaitu penyelenggaraan latihan bersama Platoon Exchange (Platex) 2019 antara TNI AL dalam hal ini Korps Marinir dengan United States Marine Corps/United States Marine Pacific (US MARFORPAC)/ III MEF yang  dipusatkan di daerah latihan Korps Marinir  Karangtekok, Situbondo dan Hawaii Amerika Serikat.

Latihan Bersama Platoon Exchange dengan tema "Korps Marinir TNI AL dan USMC Melaksanakan Platex 2019 di Hawai dan Karangtekok dalam rangka menjalin hubungan kerjasama". Platoon Exchange tahun ini memfokuskan pada peningkatan hubungan kerjasama  Korps Marinir dengan USMC sekaligus menambah pengetahuan dan memantapkan prajurit Korps Marinir dalam taktik bertempur, melaksanakan Patroli diberbagai wilayah, melaksanakan operasi di daerah hutan berpenduduk dan perkotaan, kemahiran menembak reaksi serta kemampuan menguasai dan membaca medan sekaligus dalam penyampaian Perintah Operasi.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Dankormar menekankan kepada seluruh peserta latihan agar melaksanakan latihan dengan penuh  motivasi dan dedikasi yang tinggi serta memiliki rasa tanggung jawab agar sasaran latihan dapat tercapai, mengutamakan faktor keamanan baik personel maupuan material untuk mencapai Zero Accident,  menciptakan hubungan silatutahmi, memantapkan kebersamaan serta solidaritas dan soliditas antara prajurit Marinir Indonesia dengan prajurit USMC guna mewujudkan  "Marines Brotherhood", memanfaatkan latihan sebagai sarana untuk menimba ilmu dan pengalaman, selain itu juga selalu menjaga citra Korps Marinir dengan memberikan contoh yang baik dan meningkatkan kepekaan serta kepedulian sehingga mampu memberikan kontribusi yang positif dalam hubungan bilateral pertahanan.

Sementara itu, Mayor Marinir Eko Budi Prasetyo selaku Komandan Satgas Latma Platex 2019 mengatakan, latihan bersama akan berlangsung hingga 27 Agustus 2019 dengan daerah LATIHAN meliputi Mako Yonif 3 Marinir Gedangan, Puslatpurmar 5 Baluran dan di Hutan Selogiri Banyuwangi.

"Latma Platex 2019 diikuti 168 prajurit, dengan rincian 81 prajurit sebagai pendukung, 60 prajurit Korps Marinir TNI AL sebagai pelaku dan 27 prajurit USMC," pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pasintel Brigif 2 Mar Letkol Mar Beny Rahim, S.Sos, Pasops Letkol Mar Argo Setiyono, Paslog Mayor Marinir Budi Atmuko, Danyonif 3 Mar Mayor Marinir Eko Budi Prasetyo dan Pasi Ops Yonif 3 Mar Mayor Marinir Iskandar Muda Tanjung.

 

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 27 November 2019
Panglima TNI-Kapolri Akan Kunjungi Papua
Selasa, 26 November 2019
Panglima TNI Sempatkan Ziarah ke Pulau Penyengat
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak