3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

5 Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Wilayah Sumsel

Senin, 12 Agustus 2019 12:11:00 - Oleh : admin - Dibaca : 21 kali

5 Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Wilayah Sumsel

Lima unit helikopter dikerahkan untuk melakukan pengeboman air atau Water Bombing di tiga daerah yang hingga saat ini masih terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yaitu yang ada di wilayah Kabupaten Muara Enim, Musi Banyuasin (Muba) dan Indralaya Ogan Ilir (OI), Sabtu (10/8/2019).

Selain pemadaman melalui jalur udara dengan water bombing, pemadaman kebakaran lahan dan hutan juga dilakukan melalui jalur darat. Hingga saat ini Satgas darat terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan titik asap dengan melakukan penyiraman di lahan terbakar yang masih terjadi di beberapa daerah di Sumsel.

Masing-masing daerah yang terkena masih terdapat Karhutla tersebut berada di lokasi milik Usaha Trans SP3 Jud-1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin dengan luas sekitar 8 Ha. Selanjutnya di Desa Suka Merindu Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim dengan luas kurang lebih 5 Ha. Kemudian kebakaran lahan juga terjadi di Desa Muara Baru Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (OI) lahan yang terbakar seluas kurang lebih 2 hektar.

Tim Satgas Gabungan Karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni (MA), BNPB, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), RPK Perusahaan dan Tim Terpadu lainnya bersama-sama berjibaku padamkan api untuk mencegah meluasnya areal kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Sarana dan prasarana peralatan pemadaman seperti alat berat, mobil pemadam (Damkar) dan mesin pomba air turut dikerahkan, bahkan tim Satgas bersama masyarakat membuat embung agar mengeluarkan air disekitar lokasi dekat titik Karhutla.

Satgas Udara Karhutla bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumsel juga telah ikut mendukung pemadaman melalui udara dengan mengerahkan 5 unit Helikopter Water Bombing (WB), masing-masing 2 unit Helikopter WB di Kabupaten Muara Enim, 2 unit Helikopter WB di Kabupaten Muba dan 1 unit Helikopter WB di Kabupaten OKI.

Dari hasil pantauan, sampai saat ini petugas Satgas Gabungan masih terus berjibaku memadamkan lahan yang masih terbakar, yang dilakukan melalui jalur darat dan udara. Dan diperkirakan titik api sudah semakin hilang dibeberapa titik, dan hanya menyisakan asap. Kemungkinan api bisa hidup kembali disebabkan oleh faktor cuaca panas dan angin kencang.

Sementara itu, aparat gabungan TNI dan Kepolisian terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum terkait dengan kesengajaan membakar hutan dan lahan di lokasi Desa-Desa terkena dampak Karhutla. Sosialisasi juga terus ditingkatkan kepada semua pihak agar tidak membakar hutan dan lahan.

 

 

 

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Sabtu, 17 Agustus 2019
SIARAN TNI DI RRI PROGRAM 4 TANGGAL 17 AGUSTUS 2019
Jum`at, 16 Agustus 2019
TNI POLRI PILAR NKRI
Kamis, 8 Agustus 2019
Baleho HUT ke-74 RI
Kamis, 18 Juli 2019
LOGO, DAN BANNER HUT TNI KE-74
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak
Selasa, 13 Agustus 2019
Kekuatan Militer Indonesia Diperhitungkan Dunia, Kapuspen TNI: Kita Tak Akan Lengah
Selasa, 13 Agustus 2019
Kodam XVII/Cenderawasih Terus Mencari Helikopter MI-17
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan
Rabu, 15 Mei 2019
Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan di Wilayah Kodam III/Siliwangi