3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Kepala Staf Koarmada II Saksikan Uji Coba Drone Autopilot

Jum`at, 16 Agustus 2019 15:06:15 - Oleh : admin - Dibaca : 27 kali

Kepala Staf Koarmada II Saksikan Uji Coba Drone Autopilot

Kepala Staf Koarmada (Kaskoarmada) II Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E.,M.M., bersama Asisten Logistik (Aslog) Koarmada II Kolonel Laut (T) I Wayan Maradana, S.T., menyaksikan secara langsung Uji Coba Sistem Autopilot pada Aerial Target Drone Ghora - 01 di Lapangan Ambalat, Markas Koarmada II, Jumat (16/08).

Dalam uji coba tersebut, sang inovator Kapten Laut (E) Dhaesa Pramana, S.T. yang kesehariannya berdinas di KRI Raden Eddy Martadinata- 331 menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk berpartisipasi dalam Lomba Kreativitas Prajurit dan PNS TNI tahun 2019 sub bidang Cipta Karya Teknologi Aspek Alutsista di Jakarta.

Dhaesa sapaan karibnya,  juga menjelaskan bahwa Aerial Target Drone Ghora Vira - 01 memiliki beberapa manfaat, diantaranya adalah sebagai sasaran latih bagi personel KRI Kelas Perusak Kawal Rudal (PKR) dengan teknologi SIGMA 10514 seperti KRI Raden Eddy Martadinata - 331, dan KRI  I Gusti Ngurah Rai - 332.   Selain itu juga sebagai sarana uji bagi material Sewaco di bidang Pertahanan Udara seperti Radar Udara, Fire Control, dan Senjata.

"Manfaat lain yang tidak kalah penting ialah Aerial Target Drone ini dapat menjadi metode tahap awal menuju kemandirian alutsista ", terangnya.

Lebih lanjut menurut Dhaesa- panggilan akrabnya, produk yang nantinya akan diberi nama "Aerial Target Drone GHORA VIRA - 01" memiiki beberapa keunggulan, diantaranya produk ini menggunakan 70% komponen lokal, sehingga biaya pembuatannya bisa bersaing dengan produk kompetitor.

"Bahkan material utamanya berupa limbah foam bekas yang sangat mudah didapatkan. Begitu halnya dalam pengoperasian yang juga tidak sulit sehingga memungkinkan para prajurit KRI dapat mengoperasikan maupun menerbangkannya dengan cara dilempar (Hand Launch) saja", terang Dhaesa.

Selain mudah dalam pengoperasian, menurut Kapten Dhaesa, Aerial Target Drone juga didukung dengan sistem keamanan yang teruji sehingga mengurangi resiko kerusakan saat diterbangkan. Sebagai contoh apabila komunikasi dengan remote pengendali terputus maka unit akan otomatis kembali ke titik peluncuran.

Hasil karya ini pun ditegaskan Dhaesa bukan sembarang proyek karena dikerjakan oleh tim peneliti yang sudah berpengalaman dan tersertifikasi di bidang pembuatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Diharapkan dengan adanya Aerial Target Drone , mampu mendukung kemandirian alutsista secara bertahap sehingga mendukung terwujudnya Industri Pertahanan Dalam Negeri yang handal.

Sementara itu Kaskoarmada II mengapresiasi dengan positif hasil karya inovatif salah satu prajurit Koarmada II ini, dan berharap bisa memenangkan lomba Cipta Karya Teknologi Aspek Alutsista.

"Saya bangga dengan hasil teknologi ini yang murni sebagai karya cipta prajurit Koarmada II. Sebab memiliki manfaat yang luar biasa bagi TNI AL, karenanya saya dan keluarga besar Koarmada II berharap semoga Kapten Dhaesa dengan Aerial Target Drone Ghora - 01  mampu memenangkan lomba tersebut ", pungkas Kaskoarmada II disela menyaksikan uji coba tahap II ini.

Dalam uji coba di lapangan Ambalat Koarmada II dengan hasil seluruh fitur Autopilot berfungsi dengan baik. Meliputi mode manual, mode stabilize, mode return to home dan mode waypoint.

 

 

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak
Selasa, 13 Agustus 2019
Kekuatan Militer Indonesia Diperhitungkan Dunia, Kapuspen TNI: Kita Tak Akan Lengah
Selasa, 13 Agustus 2019
Kodam XVII/Cenderawasih Terus Mencari Helikopter MI-17
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan