3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Dandim 1609/Buleleng Bentuk Jiwa Patriotisme Mahasiswa Undiksha

Jum`at, 23 Agustus 2019 14:35:42 - Oleh : admin - Dibaca : 81 kali

Dandim 1609/Buleleng Bentuk Jiwa Patriotisme Mahasiswa Undiksha

Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf Verdy De Irawan, S.H.M.Tr (Han), memberikan materi Kesadaran Bela Negara terhadap Mahasiswa baru Fakultas Ekonomi 2019. Pembekalan tersebut digelar di Gedung Mr. I Ketut Puja, Eks Pelabuhan Buleleng, Jln. Airlangga, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Kamis (22/8).

Hadir dalam kegiatan Pembekalan tersebut  diantaranya Kapolres Buleleng yang diwakili oleh Wakapolres Buleleng Kompol Loduwik Tapilaha, SIK., Wakil Dekan II Undiksha Bapak I Putu Gede Parma, S.ST., M.Par., Dosen Undiksha dan BEM Fakultas Ekonomi serta Para Mahasiswa Baru.

Acara tersebut bertemakan Membentuk Generasi Ekonomi Yang Berkarakter Kreatif Serta Berjiwa Pemimpin jumlah peserta 640 orang Mahasiswa Baru dan diselenggarakan oleh Undiksha Singaraja, BEM Fakultas Ekonomi.

Dalam penyampain materi tentang Kesadaran Bela Negara dengan pemateri Dandim 1609/Buleleng, yang intinya mengungkapkan bahwa peran generasi muda dalam NKRI, pertahanan itu berarti membentengi diri kita dari ancaman baik dari dalam maupun dari luar, itu merupakan tugas kita bersama sebagai warga negara, rakyat kuat berarti negara kita pun menjadi kuat.

Negara kita ini membutuhkan suatu perubahan karena situasi Global sangat tinggi akan ancaman dan hambatan yang mungkin bisa merongrong negara kesatuan kita, untuk mengatasinya kita membuat pertahanan demi menjaga keutuhan dan kedaulatan negara NKRI, jangan kita mau dibenturkan dengan istilah SARA, ini adalah merupakan senjata paling dahsyat untuk menghancurkan negara kita untuk itu mari kita bina tali persaudaraan kita.

Mari kita saling tegur sapa, tepo seliro, semuanya bisa menjalin komunikasi dengan baik, jangan sampai membuat menangis para pejuang kita yang pada saat dulu mempunyai cita-cita bagaimana untuk memerdekakan bangsa kita ini, melepaskan diri dari penjajah yang membatasi hak azasi manusia pada saat itu, maka dari itu generasi muda saat ini jangan mudah terterprovokasi.

Rela berkorban itu berarti bermanfaat bagi orang lain, kita bisa melihat contoh dari lilin yang rela terbakar habis untuk menerangi yang ada di sekelilingnya, untuk itu mari kita pupuk bersama rasa rela berkorban dan kecintaan kita terhadap NKRI untuk Kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Integritas nasional sebagai upaya pembauran dari berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, yang menjadi ciri dari wawasan kebangsaan yang menjamin terwujudnya keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai satu bangsa maju dan mandiri.

 

 

 

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak
Selasa, 13 Agustus 2019
Kekuatan Militer Indonesia Diperhitungkan Dunia, Kapuspen TNI: Kita Tak Akan Lengah
Selasa, 13 Agustus 2019
Kodam XVII/Cenderawasih Terus Mencari Helikopter MI-17