3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Kasum TNI Buka Geladi Yudha Dharma Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019

Senin, 4 November 2019 17:02:00 - Oleh : admin - Dibaca : 257 kali

Kasum TNI Buka Geladi Yudha Dharma Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019

(Puspen TNI). Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto membuka Gladi Yudha Dharma Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019 yang diikuti 145 orang Perwira Siswa (Pasis) di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (4/11/2019).

Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan bahwa Geladi Yudha Dharma merupakan rangkaian kegiatan Kurikulum Dikreg XLVI Sesko TNI TA 2019 yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan para Perwira Siswa Sesko TNI dalam menyusun dan merumuskan rencana Kontinjensi TNI dalam rangka OMP.

"Penyelenggaraan Geladi Yudha Dharma sebagai salah satu proses pembelajaran aplikatif agar para Pasis mampu menganalisis kemungkinan ancaman, merencanakan penggunaan kekuatan TNI, merumuskan konsep strategi, rencana pelibatan dan rencana tindakan TNI, mewujudkan keterpaduan pola pikir, pola sikap dan pola tindak penyusunan Rencana Kontinjensi TNI dalam rangka OMP," ujar  Kasum TNI.

Letjen TNI Joni Supriyanto berharap kepada seluruh peserta geladi, khususnya para Pasis Sesko TNI, agar dapat mengikuti dan melaksanakan mekanisme geladi yang telah dirancang sesuai dengan aturan dan kebijakan serta teori yang telah diperoleh dan hasil diskusi yang telah dilaksanakan.  "Sehingga produk yang dihasilkan dapat dijadikan referensi dalam mengatasi permasalahan-permasalahan rencana kontijensi di masa mendatang," katanya.

Ditambahkan oleh Kasum TNI bahwa apabila dalam pelaksanaan geladi nanti terdapat kendala, maka seyogianya persoalan tersebut dapat dicari solusinya dengan cara dikomunikasikan dan dikoordinasikan serta dikaji secara komprehensif.  "Jadi hasil dari geladi ini diharapkan dapat memberikan konstribusi positif bagi perencanaan dan pelaksanaan tugas-tugas TNI di masa datang," tuturnya

Kasum TNI memberikan beberapa penekanan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan geladi, sebagai berikut: Pertama, dari aspek strategis, jadikan produk yang dihasilkan dari Geladi Yudha Dharma ini sebagai rumusan alternatif penentuan rencana kontinjensi TNI. Kedua, dari aspek manajerial, dapat dijadikan media untuk menguji dan menganalisis data yang terkait kemungkinan terjadinya ancaman beserta alternatif penanganannya. Ketiga, dari aspek psikologis, dapat dijadikan sebagai momentum yang sangat strategis dalam membangun semangat Tri Matra Terpadu dalam mendukung tercapainya tugas pokok TNI. Keempat, laksanakan geladi ini dengan penuh semangat disertai kesungguhan, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi dan Kelima, wujudkan konsep strategi penangkalan dan penindakan sesuai realisme, dinamika dan fenomena yang nyata terjadi di lapangan.

 

Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 27 November 2019
Panglima TNI-Kapolri Akan Kunjungi Papua
Selasa, 26 November 2019
Panglima TNI Sempatkan Ziarah ke Pulau Penyengat
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak