3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Yonif R 514 Kostrad Melaksanakan Jumat Barokah Di Pondok Pesantren Nurul Mutaqin

Senin, 11 November 2019 13:55:09 - Oleh : admin - Dibaca : 41 kali

Yonif R 514 Kostrad Melaksanakan Jumat Barokah  Di Pondok Pesantren Nurul Mutaqin

Kegiatan Jumat Barokah Yonif Raider 514 Kostrad tiap hari Jumat tidak pernah absen, Tim Jumat Barokah Yonif Raider 514 Kostrad tiba di Pondok Pesantren Nurul Muttaqin yang mendapat kesempatan untuk dikunjungi oleh para Prajurit. Tampak senyum ceria dari anak-anak yang ada di Pondok Pesantren Nurul Muttaqin menyambut kehadiran prajurit Yonif Raider 514 Kostrad. yang dipimpin oleh Sertu Dodik Supriyadi,  bertempat Pakem Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Jumat (8/11).


Kehadiran para Prajurit Yonif Raider 514 Kostrad dalam rangka Jumat Barokah ini disambut oleh Kiayi Majelis Aminullah Taufikurrohman, di tengah-tengah kegiatan ini Kiayi Majelis Aminullah Taufikurrohman mengucapkan terimakasih kepada Yonif Raider 514 Kostrad yang tidak pernah absen untuk memperhatikan anak-anak di Pondok Pesantren Nurul Muttaqin.

Sertu Dodik Supriyadi mewakili satuan Yonif Raider 514 Kostrad mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu-Ibu Persit Yonif Raider 514 Kostrad yang telah ikhlas menyisihkan rejekinya untuk adik-adik yang ada di Pondok Pesantren Nurul Mutaqin. Sehingga kegiatan Jumat Barokah berjalan aman dan lancar.



Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 27 November 2019
Panglima TNI-Kapolri Akan Kunjungi Papua
Selasa, 26 November 2019
Panglima TNI Sempatkan Ziarah ke Pulau Penyengat
Kamis, 26 September 2019
Panglima TNI dan Kapolri Cek Lokasi Kericuhan di Perempatan Slipi
Rabu, 11 September 2019
Angkut Mahasiswa Papua ke Tempat Belajar, TNI Siapkan 2 Pesawat Hercules
Kamis, 15 Agustus 2019
TNI soal Nduga: Kami Hormati HAM dan Tak Sandera Anak-anak