3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Sinegritas Lanal Denpasar - Bea Cukai TMP A Denpasar Musnahkan BMN Hasil Penindakan

Rabu, 13 November 2019 16:04:47 - Oleh : admin - Dibaca : 71 kali

Sinegritas Lanal Denpasar - Bea Cukai TMP A Denpasar Musnahkan BMN Hasil Penindakan

Pangkalan TNI AL Denpasar, Lantamal V bekerja sama dengan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai TMP A Denpasar dan aparat lainnya telah melaksanakan pemusnahan BMN atas barang hasil penindakan periode Bulan Januari s.d. Agustus 2019, Rabu (13/11).

Berdasarkan Skep Kepala Kantor Bea dan Cukai Denpasar No : KEP-363/WBC.13/KPP.MP.02/2019 tentang Barang Milik Negara Siap Musnah.

BMN yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil kegiatan operasi pasar terhadap produk Hasil Tembakau (HT), Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) illegal yang beredar di masyarakat dan maupun barang kiriman dari luar negeri yang dikategorikan sebagai barang Iarangan dan pembatasan (lartas) yang tidak melalui proses perijinan kepabeanan.

Dalam kegiatan pemusnahan BMN hasil penindakan oleh pihak Kantor Bea dan Cukai TMP A Denpasar bersama aparat lainnya, Pasintel Lanal Denpasar, Mayor Laut (P) Herwanto sangat menaruh perhatian.

Pasalnya barang-barang ilegal tersebut tidak menutup kemungkinan masuknya ke Bali melalui jalur laut.

Hal ini yang perlu dijadikan atensi bersama dalam pengawasan yang ketat oleh seluruh prajurit Lanal Denpasar yang ditugaskan di Pos TNI AL jajaran Lanal Denpasar di daerah pelabuhan perbatasan antara Jawa, Bali dan NTB seperti Pelabuhan Gilimanuk, Celukan Bawang, Padang Bai dan Benoa.

Pemusnahan BMN oleh pihak Bea dan Cukai TMP A Denpasar dihadiri pejabat Kepala Kantor wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Pasintel Lanal Denpasar, Kabid Dokkes Polda Bali, Pabandya Sislog Slog Kodal IX/UDY, Kapolsek Benoa, pejabat unsur maritim Benoa  dan instansi terkait lainnya.

Menurut keterangan Kepala Kantor Bea dan Cukai TMP A Denpasar, Bpk. Untung Basuki pemusnahan BMN hasil penindakan dilakukan secara simbolis dengan cara dibakar, dipotong dan dipecah dengan tujuan untuk merusak atau menghilangkan fungsi dan sifat awal barang.

Barang yang dimusnahkan terdiri dari 626 botol atau 96.250 ml MMEA, 328.908 batang rokok, 157 botol atau 13.750 ml Liquid Vape, 741 pcs alat kesehatan berbagai jenis, 1.369 pcs produk kosmetik berbagai jenis, 4.246 produk lain berbagai jenis terdiri dari mainan, peralatan dapur, "makanan, alat elektronik, spareparts, aksesoris dan pakaian dengan total jumlah perkiraan nilai barang adalah Rp. 1.760.600.460,- (satu miliar tuiuh ratus enam puluh juta enam ratus ribu empat ratus enam puluh rupiah).

Total nilai kerugian negara Rp. 1.369.391.567,- (satu miliar tiga ratus enam puluh sembilan juta tiga ratus sembilan puluh satu ribu lima ratus enam puluh tujuh rupiah).

 

 

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 16 Januari 2020
Panglima TNI–Kapolri bertolak ke Pulau Morotai tinjau prajurit di perbatasan
Senin, 13 Januari 2020
Panglima TNI Dampingi Presiden Tinjau Helikopter Caracal di Halim Perdanakusuma
Jum`at, 10 Januari 2020
Bertemu Panglima TNI, Menlu membahas evakuasi ratusan WNI dari Iran
Jum`at, 10 Januari 2020
Jaga Kedaulatan Indonesia, Panglima TNI Perintahkan 4 Pesawat F16 Patroli Rutin Ke Natuna
Jum`at, 10 Januari 2020
Panglima TNI: Kapal Asing Bisa Lewat di ZEE, tapi Tak Bisa Ambil Ikan