3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Lantamal XII Gagalkan Penyelundupan Satwa Yang Dilindungi

Jum`at, 17 Januari 2020 09:44:13 - Oleh : admin - Dibaca : 82 kali

Lantamal XII Gagalkan Penyelundupan Satwa Yang  Dilindungi

Komandan Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi melaksanakan Konfrence Press terkait penangkapan kapal KM Bahari 11 yang diduga membawa satwa yang dilindungi oleh KAL Lemukutan Satrol Lantamal XII, bertempat di Dermaga Satrol Mako Lantamal XII Jalan Komodor Yos Sudarso No.1 Jeruju, Pontianak Kalimantan Barat, Rabu (15/1/2020).

Komandan Lantamal XII menyampaikan bahwa penangkapan berawal saat KAL Lemukutan Satrol Lantamal XII melaksanakan patroli terbatas di wilayah Perairan Kalbar mendapatkan kontak kapal yang dicurigai membawa muatan ilegal.  Menindaklanjuti hal tersebut, dilaksanakan Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan proses pemeriksaan dan penggeledahan terhadap muatan, dokumen, dan ABK kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh data nama kapal KM. Bahari II, rute pelayaran dari Jakarta tujuan Pontianak, dokumen kapal, muatan, dan ABK lengkap, namun ditemukan satu muatan yang tidak terdaftar dalam manifest yakni satwa yang dilindungi atau bahkan dilarang diperjualbelikan seperti burung kakak tua jambul kuning sebanyak 7 ekor, burung kakak tua jambul merah 4 ekor, burung nuri hijau 1 ekor, burung nuri hitam kecil 4 ekor, anak kanguru 1 ekor, ular sanca kuning 1 ekor, ular warna biru 8 ekor, kadal lidah hijau 27 ekor, anak kura-kura 13 ekor, anjing jenis husky 1 ekor, dan anjing jenis chihuahua 1 ekor.

Hasil pemeriksaan pendahuluan bahwa kegiatan ini melanggar ketentuan dari Pasal 21 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Pasal 21 ayat 2 bahwa setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperagakan satwa yang dilindungi  dalam keadaan hidup.

Dari hasil pemeriksaan ini nantinya akan didalami dan selanjutnya akan diserahkan kepada penyidik yang berwenang dalam hal ini Dinas Karantina Hewan dan Tumbuhan Pontianak ini ataupun Badan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Kamis, 4 Maret 2021
Backdrop Rakorter TNI 2021
Rabu, 3 Maret 2021
Rakornispen TNI 2021
Rabu, 3 Februari 2021
Backdrop Rapim TNI-Polri 2021
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Selasa, 8 Juni 2021
Pekuat Pelaksanaan PPKM Berskala Mikro di Daerah, Tim Gabungan TNI dan Polri Dilibatkan
Kamis, 27 Mei 2021
Panglima TNI dan Kapolri Kembali Kunjungi Papua
Selasa, 27 April 2021
Panglima TNI Sambut Kedatangan Jenazah Kabinda Papua di Bandara
Selasa, 27 April 2021
TNI Sudah Siap Tumpas KKB, Tinggal Tunggu Keputusan Politik
Jum`at, 23 April 2021
Instruksi kepada Tim Pencari KRI Nanggala 402, Panglima TNI: Tabah Sampai Akhir