3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

CURRENT ISSUE TNI DALAM PENGUATAN EKONOMI KERAKYATAN: STUDI KASUS PANDEMI COVID-19

Kamis, 23 Juli 2020 16:30:45 - Oleh : admin - Dibaca : 446 kali

CURRENT ISSUE TNI DALAM PENGUATAN EKONOMI KERAKYATAN: STUDI KASUS PANDEMI COVID-19

CURRENT ISSUE

TNI DALAM PENGUATAN EKONOMI KERAKYATAN: STUDI KASUS PANDEMI COVID-19 

1. Latar Belakang

Pada saat ini, seluruh masyarakat Indonesia dan bahkan dunia sedang dilanda pandemi Covid-19 yang sungguh sangat merisaukan. Langkah-langkah tegas untuk menghentikan penyebaran wabah tersebut mengharuskan kita semua untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Mengacu pada teori pertumbuhan eksponensial yang dikemukakan oleh Malthus bahwa pertumbuhan kuantitas di mana tingkat pertumbuhan sebanding (proporsional) dengan besar kuantitas itu sendiri1, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlarut akan berpotensi menghambat perekonomian di mana mobilitas masyarakat di berbagai provinsi menjadi terbatas karena pemerintah menerapkan blokade jalan oleh aparat keamanan, dan pengurangan jam operasional pasar dan tempat bisnis lainnya. Secara umum Konvensi ILO 169 tahun 1989 mendefinisikan ekonomi kerakyatan sebagai ekonomi tradisional yang menjadi basis kehidupan masyarakat lokal dalam mempertahankan kehidupannnya. 

 

Download Selengkapnya

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 23 Juli 2021
Panglima TNI Serahkan Bantuan Tabung Oksigen dan Alkes kepada Masyarakat Papua
Selasa, 8 Juni 2021
Pekuat Pelaksanaan PPKM Berskala Mikro di Daerah, Tim Gabungan TNI dan Polri Dilibatkan
Kamis, 27 Mei 2021
Panglima TNI dan Kapolri Kembali Kunjungi Papua
Selasa, 27 April 2021
Panglima TNI Sambut Kedatangan Jenazah Kabinda Papua di Bandara
Selasa, 27 April 2021
TNI Sudah Siap Tumpas KKB, Tinggal Tunggu Keputusan Politik