3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Siswa SMA Pradita Dirgantara Raih Medali Perak Bidang Fisika Di Ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020

Senin, 19 Oktober 2020 22:30:02 - Oleh : admin - Dibaca : 39 kali

Siswa SMA Pradita Dirgantara Raih Medali Perak Bidang Fisika Di Ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020

SMA PRADITA DIRGANTARA (Boyolali)- Siswa SMA Pradita Dirgantara kembali menorehkan prestasi pada bidang sains. Ardi Syahda Ahmad Hakim, siswa kelas XII SMA Pradita Dirgantara asal Kabupaten Blitar ini berhasil meraih Medali Perak di Bidang Fisika pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud. Tema KSN kali ini adalah ‘Melejitkan Talenta dan Prestasi Sains,Teknologi, Riset dan Inovasi di Masa Pandemi'. 

Opik Prasetyo, S.Pd, selaku pembimbing tim KSN SMA Pradita Dirgantara memberikan keterangan bahwa kompetisi tersebut diselenggarakan melalui beberapa tahap, mulai dari KSN Tingkat Kabupaten,  dilanjutkan ke Tingkat Provinsi dan kemudian ke Tingkat Nasional. Di tingkat Kabupaten saat itu ada 35 siswa SMA Pradita Dirgantara yang mengikuti seleksi, dan 19 diantaranya lolos ke tingkat provinsi yang kemudian 4 diantaranya maju ke tingkat nasional. 4 siswa SMA Pradita Dirgantara yang mengikuti KSN Tingkat Nasional yaitu Ardi Syahda Ahmad Hakim di Bidang Fisika, Ruben Manuel Sitorus di Bidang Fisika, Nabila Shafia di Bidang Biologi, dan Kevin Adrian Rizona Putra di Bidang Informatika. Dari ke 4 siswa tersebut, Ardi berhasil meraih Medali Perak.

"Saya merasa bersyukur atas prestasi yang diraih oleh Ardi dan tim KSN. Ini merupakan hasil dari kesungguhan siswa dalam belajar, serta peran Bapak/Ibu guru dan Sekolah dalam membimbing serta mendukung setiap bakat yang dimiliki oleh siswa sehingga dapat berkembang secara optimal. Semoga ini dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus semangat belajar dan berprestasi, serta membawa nama baik SMA Pradita Dirgantara untuk semakin dikenal oleh masyarakat" Tutur Opik.

"Seleksi kompetisi yang saya ikuti ini bertahap, mulai dari kota, provinsi, sampai nasional. Tujuan kompetisi ini untuk menyeleksi anak-anak yang akan diikutkan ke olimpiade internasional seperti IPhO, IBO, atau IMO. Sewaktu ikut lomba tingkat nasional, saya deg-degan sekali, karena fisika itu bidang yang paling sedikit jumlah soalnya, tapi durasi waktunya cukup panjang, Pada tingkat nasional, jumlah soal cuma 5 tapi waktunya 5 jam. Meskipun waktunya cukup panjang, saat mengerjakan soal tersebut terkadang saya juga merasa kesulitan bahkan ngeblank, ditambah lagi sistem daring yang mengharuskan kita untuk mengerjakan urut sesuai nomor soal, perlu strategi yang tepat untuk bisa mengerjakan dengan baik " Tutur Ardi. 

Persiapan KSN ini membutuhkan waktu selama 2 minggu dan sebelumnya, Ardi sudah membaca serta mempelajari soal-soal KSN di tahun sebelumnya. "Tahun ini ada 4 soal permodelan dan satu soal text book yang menurut saya memang cukup sulit, tapi seru juga untuk menambah pengalaman mengerjakan soal." Jelas Ardi. Peran sekolah menurut Ardi, sangat mendukung siswanya dengan mendaftarkan siswa di salah satu bimbingan belajar khusus olimpiade. Ardi menambahkan bahwa sekolah memang tidak pernah memaksa siswanya untuk harus menjuarai kompetisi yang diikuti, tapi sekolah sangat memfasilitasi kegiatan siswanya. "Harapan saya, teman-teman terutama adik kelas ikut saja lomba yang banyak, tidak akan rugi walaupun kalah, karena kita akan dapat pengalaman dan semangat juang dari situ. Semangat untuk gak mau kalah dengan yang lain, semangat buat bersaing dan menunjukan yang terbaik." Pungkas Ardi.

"Kami merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh tim KSN, khususnya Ardi Syahda Ahmad Hakim yang berhasil meraih medali perak dalam KSN Tingkat Nasional Bidang Fisika 2020. Dari Awal, Ardi memang sudah menunjukkan bakat dan motivasinya untuk mengikuti KSN Fisika. Dengan semangat, motivasi, manajemen waktu yang baik, serta dukungan dari Bapak/Ibu guru serta sekolah, akhirnya ardi dapat mengaharumkan nama sekolah melalui prestasi yang diraihnya. Semoga ini dapat memotivasi seluruh siswa SMA Pradita Dirgantara untuk belajar dan berprestasi sesuai dengan bakat yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Dan kami dari pihak sekolah tentunya akan selalu memberikan dukungan kepada seluruh siswa supaya dapat berprestasi diberbagai bidang dan level kompetisi guna meraih visi dan misi sekolah." ungkap Ir.Nuryati Istiana, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Pradita Dirgantara. 

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Jum`at, 16 Oktober 2020
Edutainment WEBINAR Pasis Dikreg XLVII Sesko TNI
Kamis, 1 Oktober 2020
Lomba Essai Pelajar Indonesia
Kamis, 1 Oktober 2020
Lomba Vlog Sesko TNI 47
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 8 Oktober 2020
Panglima TNI dan Kapolri Raih Penghargaan Tokoh Publik Indonesia Award 2020
Kamis, 6 Agustus 2020
Satgas TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan di Lebanon
Jum`at, 26 Juni 2020
Panglima Dukung BP2MI Perangi Sindikasi Pengiriman TKI Ilegal
Rabu, 10 Juni 2020
Ditemani Panglima TNI-Kapolri, Jokowi Olahraga di Istana Bogor Pagi Tadi
Jum`at, 6 Maret 2020
Panglima TNI Meninjau Kontainer Medik Udara TNI AU dan Unit Bedah Lapangan