3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Prajurit Yonif 1 Marinir Tingkatkan Ketahanan Pangan Dengan Berternak Ayam

Selasa, 27 Oktober 2020 09:54:04 - Oleh : admin - Dibaca : 174 kali

Prajurit Yonif 1 Marinir Tingkatkan Ketahanan Pangan Dengan Berternak Ayam

 

Dalam rangka meningkatkan program ketahanan pangan, prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir melaksanakan berternak hewan unggas (ayam) di samping kolam Markas Batalyon Infanteri 1 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020).

Berternak ayam yang dilakukan  merupakan salah satu  upaya dan terobosan dalam rangka mendukung ketahanan pangan, yang digalakkan pemerintah selain bertani dan berternak ikan.

Komandan Batalyon Infanteri 1  Marinir Letkol Marinir Aang Andy Warta, M Tr Opsla menyampaikan bahwa ketahanan pangan sendiri diartikan terpenuhinya pangan dengan ketersediaan yang cukup, tersedia setiap saat di semua daerah, mudah memperoleh, aman dikonsumsi dan harga yang terjangkau. Hal ini diwujudkan dengan pemanfaatan lahan kosong untuk berternak ayam, lahan yang ada dimanfaatkan untuk peternakan dengan maksimal.

 "Selama kegiatan berlangsung laksanakan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, melaksanakan physical distancing dan laksanakan cuci tangan setelah melaksanakan kegiatan," tegasnya.

 

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 8 Oktober 2020
Panglima TNI dan Kapolri Raih Penghargaan Tokoh Publik Indonesia Award 2020
Kamis, 6 Agustus 2020
Satgas TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan di Lebanon
Jum`at, 26 Juni 2020
Panglima Dukung BP2MI Perangi Sindikasi Pengiriman TKI Ilegal
Rabu, 10 Juni 2020
Ditemani Panglima TNI-Kapolri, Jokowi Olahraga di Istana Bogor Pagi Tadi
Jum`at, 6 Maret 2020
Panglima TNI Meninjau Kontainer Medik Udara TNI AU dan Unit Bedah Lapangan