3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Kapuspen TNI : Penurunan Baliho HRS Yang Dilakukan Pangdam Jaya Didukung Panglima TNI

Senin, 23 November 2020 17:14:27 - Oleh : admin - Dibaca : 514 kali

Kapuspen TNI :  Penurunan Baliho HRS Yang Dilakukan  Pangdam Jaya Didukung Panglima TNI

(Puspen TNI). Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan perintah  untuk menurunkan baliho HRS karena kewenangan  ada di Pangdam Jaya. Tentunya Panglima TNI mendukung langkah yang diambil Pangdam Jaya  karena yang tahu situasi di daerahnya adalah Pangdam.  Demikian disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P  bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman saat melaksananakan konferensi pers di Kodam Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Pernyataan Kapuspen TNI tersebut untuk mengklarifikasi terkait simpang siurnya pemberitaan tentang perintah penurunan Baliho di DKI Jakarta oleh TNI beberapa hari yang lalu. 

Lebih lanjut Mayjen TNI Achmad Riad menjelaskan bahwa Panglima TNI memang tidak memberikan perintah untuk menurunkan Baliho, karena hal tersebut terlalu teknis dari sisi operasional.  Pada sisi lain Pangdam Jaya selaku Pimpinan Militer di daerah, tentunya memiliki tanggung jawab mengambil suatu tindakan atas dasar pertimbangan situasi di lapangan. "Tentunya Panglima TNI akan mendukung semua tindakan yang dilakukan Pangdam Jaya atas dasar pertimbangan di lapangan tersebut," jelasnya.

Senada dengan Kapuspen TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman menjelaskan bahwa penurunan baliho bukan perintah langsung dari Panglima TNI karena hal-hal yang semacam ini cukup Pangdam saja.  Sama seperti saat  pembagian masker dan kegiatan-kegiatan Baksos segala macam kegiatan-kegiatan yang dilakukan ke wilayahan, Pangdam Jaya dan Kapolda serta Gubernur tidak harus menunggu perintah Panglima TNI. "Tetapi setelah kegiatan pasti saya laporkan kepada Panglima TNI dan harus diketahui oleh Panglima TNI," katanya.

Lebih lanjut  Pangdam Jaya menjelaskan bahwa penurunan Baliho tersebut sudah sesuai prosedur atau ketentuan.  Proses penurunan baliho awalnya sudah dilakukan oleh Pol PP dengan Polri dan kemudian dengan TNI. Penurunan Baliho sudah dilaksanakan sejak dua bulan yang lalu dan sudah diturunkan sebanyak 338.

Kemudian dari pihak FPI mendemo dan memerintahkan untuk Pol PP memasang kembali. Menurut Pemerintah daerah, pemasang baliho tidak sesuai ketentuan, tidak bayar pajak,  kemudian kalimat-kalimatnya juga ada yang tidak bagus mengundang keresahan pada masyarakat. Intinya adalah ini tidak sesuai dengan ketentuan oleh Muspida ini ditertibkan.

"Kita laksanakan sesuai dengan prosedur dan  ketentuan yang berlaku, dikedepankan Polisi Pamong Praja (Pol PP) karena Pol PP yang menjalankan Peraturan Gubernur pemerintahan di wilayah," pungkas Pangdam Jaya.

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Jum`at, 16 Oktober 2020
Edutainment WEBINAR Pasis Dikreg XLVII Sesko TNI
Kamis, 1 Oktober 2020
Lomba Essai Pelajar Indonesia
Kamis, 1 Oktober 2020
Lomba Vlog Sesko TNI 47
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 8 Oktober 2020
Panglima TNI dan Kapolri Raih Penghargaan Tokoh Publik Indonesia Award 2020
Kamis, 6 Agustus 2020
Satgas TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan di Lebanon
Jum`at, 26 Juni 2020
Panglima Dukung BP2MI Perangi Sindikasi Pengiriman TKI Ilegal
Rabu, 10 Juni 2020
Ditemani Panglima TNI-Kapolri, Jokowi Olahraga di Istana Bogor Pagi Tadi
Jum`at, 6 Maret 2020
Panglima TNI Meninjau Kontainer Medik Udara TNI AU dan Unit Bedah Lapangan