3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Ternyata Ada Pemuda Papua Ikut Sumpah Pemuda 1928

Senin, 1 Februari 2021 18:09:36 - Oleh : admin - Dibaca : 728 kali

Ternyata Ada Pemuda Papua Ikut Sumpah Pemuda 1928

(Puspen TNI).  Hari Sumpah Pemuda dalam sejarah perjuangan bangsa merupakan momentum histories yang teramat penting dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari mata rantai perjuangan bangsa Indonesia.

Sumpah Pemuda telah memberikan motivasi baru bagi bangsa ini, untuk memperjuangkan nasib dan eksistensinya sebagai sebuah bangsa yang berdaulat, serta memberikan inspirasi terhadap seluruh anak bangsa untuk tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai upaya disintegrasi.

Ketika Sumpah Pemuda berlangsung di Jakarta, ternyata ada pemuda dari Papua ikut hadir dalam Sumpah Pemuda di Jakarta Tahun 1928 mewakili pemuda-pemuda Papua.

Hal itu terungkap ketika Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI Budhi Achmadi, mengunjungi Ketua Barisan Merah Putih Papua, Tokoh Pepera dan Ondofolo di Distrik Waena, Jayapura, Ramses Ohee, Minggu (31/1/2021). 

"Ayah beliau, Poreu Ohee, adalah Kepala Desa Sentani pada tahun 1927 atas penunjukan Sultan Tidore, sebagai bukti bahwa Papua sudah menjadi bagian dari kerajaan di Nusantara yaitu Tidore pada masa sebelum kemerdekaan," kata Marsma TNI Budhi Achmadi.

Dijelaskannya, saat Ramses kecil juga sering diceritakan bagaimana ayahnya mengaku ikut hadir dalam Sumpah Pemuda di Jakarta Tahun 1928 mewakili pemuda-pemuda Papua. Sayangnya era tersebut masih belum ada teknologi kamera untuk mengabadikan momen dengan mudah seperti sekarang. Sehingga cerita bahwa ada pemuda Papua bernama Poreu Ohee ikut Sumpah Pemuda hanya menjadi cerita turun temurun dalam keluarga Ohee di Sentani.

"Kunjungan ini sangat bermakna untuk mendengar cerita tentang Papua di era Pra Kemerdekaan RI, dimana beliau lahir di tahun 1931, dan kunjungan ini untuk memberikan perhatian dan rasa hormat kepada sesepuh yang telah ikut merawat NKRI di Papua. Beliau adalah sedikit tokoh Pepera yang tersisa dari total 1025 orang yang dulu memilih NKRI," tegas Marsma TNI Budhi Achmadi.

 

 

Smiley face
 
Saya adalah bapak dari tiga angkatan yaitu AD, AL dan AU, untuk itu saya harus bersikap adil terhadap tiga angkatan. Dalam kedinasan sehari-hari saya menggunakan baju loreng TNI sebagai perwujudan integrasi tiga angkatan.
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. S.IP
Pengumuman
Kamis, 4 Maret 2021
Backdrop Rakorter TNI 2021
Rabu, 3 Maret 2021
Rakornispen TNI 2021
Rabu, 3 Februari 2021
Backdrop Rapim TNI-Polri 2021
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 26 Februari 2021
Panglima TNI Virtual Call dengan Pangab Diraja Brunei Darussalam
Senin, 22 Februari 2021
Kunjungi Poso, Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Kesiapan Satgas Mandago Raya
Kamis, 18 Februari 2021
TNI Beri Dukungan Penuh WAR ON DRUGS Dari Darat, Laut Dan Udara
Selasa, 16 Februari 2021
Rapim TNI-Polri 2021, Panglima TNI Bahas PPKM Skala Mikro di Jawa-Bali
Kamis, 8 Oktober 2020
Panglima TNI dan Kapolri Raih Penghargaan Tokoh Publik Indonesia Award 2020