3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Satgas Yonarhanud 16 Kostrad Turun Menjadi Tenaga Pendidik

Kamis, 4 Februari 2021 11:09:05 - Oleh : admin - Dibaca : 63 kali

Satgas Yonarhanud 16 Kostrad Turun Menjadi Tenaga Pendidik

Selain menjaga keutuhan dan kedaulatan negara di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16 Kostrad juga peduli akan dunia pendidikan, seperti yang dilakukan oleh personel Satgas di Pos Sumentobol, melaksanakan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 003 Lumbis Ogong, Desa Linsayung, kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. Rabu (3/2/2021).

Kegaiatan belajar mengajar (KBM) ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Sumentobol, Letda Arh Andrew Imanuel bersama enam orang personel pos yang bersertifikasi pendidik dari Kemndikbud itu dilaksanakan karena kepedulian mereka (Personel Satgas) akan pendidikan saat ini, terutama dalam 1 tahun ke belakang ini KBM di sekolah ditiadakan karena Pandemi Covid-19.

"Jadi kita rasa perlu untuk mengingatkan atau mengulas lagi kepada adek-adek kita tentang materi pelajaran, selain itu juga terbatasnya jumlah tenaga pendidik yang ada di SD Negeri 003 Lumbis Ogong yang berlokasi di Desa Linsayung, ucap Letda Arh Andrew Imanuel.

Hal tersebut dibenarkan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16 Kostrad Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E. "Materi yang diberikan Personil Pos Sumentobol Satgas Yonarhanud 16/SBC kepada anak-anak tidak hanya materi umum saja, melainkan juga materi tentang materi wawasan kebangsaan, materi tersebut diberikan kepada para murid agar terbentuknya pribadi yang baik sejak dini dengan harapan menjadi generasi penerus yang membanggakan," tambah Dansatgas.

Dilain tempat, Danpos mengamati bahwa akibat pendemi Covid-19 ini dan berdampak kepada proses belajar mengajar yang terhambat, sehingga banyak anak-anak yang lupa dengan materi pelajaran yang pernah dipelajarinya pada saat sekolah sebelum diliburkan. Selain itu juga salah satu kendala yang dihadapi sejumlah sekolah yang ada di perbatasan adalah kurangnya tenaga guru atau tenaga pendidik, sehingga proses atau kegiatan pembelajaran ikut terhambat juga.

Bertolak pada hal tersebut diatas, kami (Satgas) berinisiatif untuk membantu pelaksanaan proses belajar mengajar dengan terjun langsung sebagai tenaga pendidik," ungkap Danpos.

 

 

 

Smiley face
 
"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Rabu, 3 Maret 2021
Rakornispen TNI 2021
Rabu, 3 Februari 2021
Backdrop Rapim TNI-Polri 2021
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Kamis, 1 Oktober 2020
Lomba Essai Pelajar Indonesia
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 26 Februari 2021
Panglima TNI Virtual Call dengan Pangab Diraja Brunei Darussalam
Senin, 22 Februari 2021
Kunjungi Poso, Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Kesiapan Satgas Mandago Raya
Kamis, 18 Februari 2021
TNI Beri Dukungan Penuh WAR ON DRUGS Dari Darat, Laut Dan Udara
Selasa, 16 Februari 2021
Rapim TNI-Polri 2021, Panglima TNI Bahas PPKM Skala Mikro di Jawa-Bali
Kamis, 8 Oktober 2020
Panglima TNI dan Kapolri Raih Penghargaan Tokoh Publik Indonesia Award 2020