3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Cegah Paham Radikalisme, Prajurit Yonmarhanlan XII Ikuti Penyuluhan Hukum

Kamis, 15 April 2021 09:27:41 - Oleh : admin - Dibaca : 82 kali

Cegah Paham Radikalisme, Prajurit Yonmarhanlan XII Ikuti Penyuluhan Hukum

Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Lantamal XII Pontianak Letkol Laut (KH) Taryono, S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Penyuluhan Hukum yang diselenggarakan oleh Dinas Hukum Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XII, bertempat di Gedung Mahalayati Mako Lantamal XII Jl. Komyos Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (14/04/2021).

Kegiatan penyuluhan hukum kali ini diikuti oleh seluruh prajurit jajaran Lantamal XII serta Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) XII dengan tema "Pencegahan Penyebaran Paham Radikalisme dan Intoleransi di Lingkungan TNI Angkatan Laut".

"Radikalisme adalah suatu ideologi, gagasan atau paham dengan cara ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan atau ekstrim. Dimana inti dari tindakan radikalisme adalah sikap dan tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan," ucap Kadiskum mengawali penyuluhannya.

Ditambahkan beberapa ciri yang bisa dikenali dari sikap dan paham radikal yakni intoleran (tidak mau menghargai pendapat dan keyakinan orang lain), Fanatik (selalu merasa benar sendiri, menganggap orang lain salah), Eksklusif (membedakan diri dari umat Islam umumnya) dan Revolusioner (cenderung menggunakan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan).

Lebih lanjut ditekankan bahwa dalam kerangka mencegah pengaruh radikal dan terorisme serta intoleransi ini, para prajurit TNI Angkatan Laut khususnya Jajaran Lantamal XII tidak boleh tinggal diam dan bersikap netral tetapi harus ada sebuah bentuk keberpihakan terhadap realitas kehidupan. Untuk melawan radikalisme dan intoleransi sebagai suatu kekuatan yang membahayakan kehidupan masyarakat internasional, nasional maupun lokal mengingat masyarakat Kalimantan Barat sangat heterogen dengan beragam agama dan sukunya.

"Strategi mencegah paham radikalisme dan intoleransi salah satunya adalah menjaga persatuan dan kesatuan yang didasari ilmu pengetahuan dengan baik dan benar," pungkas Letkol Laut (KH) Taryono, S.H.

 

Smiley face
 
"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Kamis, 4 Maret 2021
Backdrop Rakorter TNI 2021
Rabu, 3 Maret 2021
Rakornispen TNI 2021
Rabu, 3 Februari 2021
Backdrop Rapim TNI-Polri 2021
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Selasa, 27 April 2021
Panglima TNI Sambut Kedatangan Jenazah Kabinda Papua di Bandara
Selasa, 27 April 2021
TNI Sudah Siap Tumpas KKB, Tinggal Tunggu Keputusan Politik
Jum`at, 23 April 2021
Instruksi kepada Tim Pencari KRI Nanggala 402, Panglima TNI: Tabah Sampai Akhir
Jum`at, 26 Februari 2021
Panglima TNI Virtual Call dengan Pangab Diraja Brunei Darussalam
Senin, 22 Februari 2021
Kunjungi Poso, Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Kesiapan Satgas Mandago Raya