3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Danseskoau : Perubahan Paradigma Kepemimpinan Militer

Selasa, 27 April 2021 14:03:08 - Oleh : admin - Dibaca : 111 kali

Danseskoau : Perubahan Paradigma Kepemimpinan Militer

Terlepas dari ruang lingkup dan kecepatan transformasi sosial dan teknologi, perang iu sendiri akan tetap konstan di mana kehidupan, kematian, dan pengorbanan pribadi pada akhirnya akan menentukan kemenangan dalam pertempuran. Jika sejarah menjadi panduan, maka mempertahankan budaya militer yang efektif di masa transformasi ini akan membutuhkan dukungan nilai-nilai dan sumber daya yang tidak lekang oleh waktu ditambah dengan peningkatan kapasitas untuk beradaptasi dengan kecepatan terhadap keadaan yang berubah.

Hal ini disampaikan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.IP, M.Tr (Han)., dalam ceramah "Kepemimpinan Militer" kepada Pasis Seskoau Angkatan Ke-58 di gedung Widya Mandala I, Seskoau, Lembang, Bandung, Senin (26/4/2021).

Ceramah ini diikuti Pasis baik secara daring maupun luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Danseskoau, kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi orang lain dengan memberikan tujuan, arahan, dan motivasi untuk menyelesaikan misi serta meningkatkan organisasi. Memasuki abad ke-21 yang dihadapkan kompleksitas, ambiguitas, kecepatan, dan perubahan organisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, perubahan paradigma kepemimpinan militer dikonsepkan untuk bekerja secara efektif.

"Pemimpin harus serba bisa, fleksible, adaptif, dan inovatif agar tetap efektif di era milenial dan informatif, seorang pemimpin akan bertindak dalam kapasitas sebagai fasilitator, pelatih, perancang, dan guru," katanya.

Selain itu, pemimpin juga harus kolaboratif dengan berbagai pihak yang didasari visi bersama, nilai bersama, dan rasa hormat untuk mendapatkan solusi terbaik.

Salah satu upaya mewujudkan kepemimpinan militer yang saat ini dihadapkan revolusi industri 4.0 yaitu dengan adanya perubahan di bidang pendidikan.

"Kita harus memperkenalkan metode penyampaian instruksi yang inovatif di berbagai disiplin ilmu seputar pemikiran analitis dan kritis, pembelajaran kooperatif, pendampingan, studi kasus, permainan peran serta simulatif," ujarnya

Ini penting untuk disampaikan guna menghasilkan pemimpin yang intuitif untuk dapat berpikir serta membuat keputusan yang berkualitas tinggi, mengingat lingkungan operasi di masa depan menjadi kurang dapat diprediksi dengan keragaman yang meningkat, kehadiran media yang menyebabkan kecepatan informasi, dan komputerisasi diberbagai bidang tumbuh secara eksponensial.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, lanjutnya, diperlukan kepemimpinan militer dengan kompetensi profesional yang memiliki kemampuan kognitif untuk bekerja di berbagai budaya, memahami dampak struktur, dan desain pada pengembangan organisasi, dapat berpikir kritis dan mengkomunikasikan visi sesuai dengan konteks strategi, kemampuan untuk membangun upaya kolaboratif antara militer dan sipil.

Turut hadir dalam acara Wadanseskoau Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, S.T., M.M., Seslem Seskoau, para Direktur, para Kepala Departemen, Kapusoyu Seskoau, Dankorsis Seskoau, Dosen dan Patun Seskoau.

 

 

 

Smiley face
 
Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Kamis, 4 Maret 2021
Backdrop Rakorter TNI 2021
Rabu, 3 Maret 2021
Rakornispen TNI 2021
Rabu, 3 Februari 2021
Backdrop Rapim TNI-Polri 2021
Selasa, 1 Desember 2020
Baliho Sinergi Untuk Negeri
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Selasa, 27 April 2021
Panglima TNI Sambut Kedatangan Jenazah Kabinda Papua di Bandara
Selasa, 27 April 2021
TNI Sudah Siap Tumpas KKB, Tinggal Tunggu Keputusan Politik
Jum`at, 23 April 2021
Instruksi kepada Tim Pencari KRI Nanggala 402, Panglima TNI: Tabah Sampai Akhir
Jum`at, 26 Februari 2021
Panglima TNI Virtual Call dengan Pangab Diraja Brunei Darussalam
Senin, 22 Februari 2021
Kunjungi Poso, Panglima TNI Dan Kapolri Tinjau Kesiapan Satgas Mandago Raya