3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Rob Kembali Rendam Pemukiman di Pesisir Randusanga Brebes

Selasa, 19 Oktober 2021 12:44:58 - Oleh : admin - Dibaca : 142 kali

Rob Kembali Rendam Pemukiman di Pesisir Randusanga Brebes

Rob kembali menggenangi wilayah Desa Randusanga Kulon dan Randusanga Wetan, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin (18/10/2021).

Beberapa aktivitas warga di pesisir Pantai Randusanga Indah (Parin) terganggu akibat genangan air setinggi 25-40 centimeter.

Danramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Kunpriyanto menjelaskan, rob yang merupakan langganan di pesisir pantai utara Jawa ini mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan menjelang dzuhur belum surut juga.

"Akses jalan menuju Pantai Randusanga Indah juga terendam air," terangnya.

Lanjutnya, adapun sejumlah titik terdampak air pasang laut itu meliputi RW.01 (6 RT) dan RW.02 (7 RT) di Desa Randusanga Kulon, sedangkan di Randusanga Wetan di RT. 01 RW. 03.

Untuk diketahui, banjir rob yang terjadi di wilayah itu terjadi setiap tahun antara bulan Mei-Juni dan jelang musim penghujan. Warga pun meminta kepada Pemkab untuk segera memulai pembangunan tanggul penahan ombak, dimana telah direncanakan pembangunannya tahun lalu dengan nilai sebesar Rp. 500 milyar, termasuk peninggian badan jalan di lima kecamatan yakni Losari, Tanjung, Bulakamba, Wanasari dan Brebes.

 

Smiley face
 
"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 18 November 2021
Resmi Jadi Panglima TNI, Andika Perkasa Akan Lanjutkan Program Hadi Tjahjanto
Jum`at, 3 September 2021
Panglima TNI Raker di Komisi I DPR RI
Jum`at, 23 Juli 2021
Panglima TNI Serahkan Bantuan Tabung Oksigen dan Alkes kepada Masyarakat Papua
Selasa, 8 Juni 2021
Pekuat Pelaksanaan PPKM Berskala Mikro di Daerah, Tim Gabungan TNI dan Polri Dilibatkan
Kamis, 27 Mei 2021
Panglima TNI dan Kapolri Kembali Kunjungi Papua