3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Responsif, Satgas Pamtas TNI Yonmek 403/WP Obati Masyarakat yang Mengalami Luka Robek di Bagian Kepalanya Akibat Terkena Benda Tajam di Wilayah Perbatasan RI-PNG

Selasa, 19 Oktober 2021 11:21:43 - Oleh : admin - Dibaca : 119 kali

Responsif, Satgas Pamtas TNI Yonmek 403/WP Obati Masyarakat yang Mengalami Luka Robek di Bagian Kepalanya Akibat Terkena Benda Tajam di Wilayah Perbatasan RI-PNG

Sebagai bentuk rasa empati dan wujud kepedulian akan luka yang diderita oleh masyarakatnya, Tim Kesehatan Poskoki Yuruf Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista memberikan pertolongan pertama kepada Lukas Watae (37) yang mengalami luka robek atau laserasi di bagian kepalanya di Kampung Yuruf 2 (dua), Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua. 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa,  (19/10/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa korban dibawa ke Poskoki Yuruf Kipur 1 Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista oleh keluarganya yaitu Bapak Marthen Watae (35) menggunakan sepeda motor dan harus menempuh perjalanan selama 20 menit untuk tiba di Poskoki Yuruf. 

"Dari keterangan keluarga korban, bahwa korban terlibat keributan pada saat sedang berada di kebunnya dengan dua orang tidak dikenal salah satu orang tersebut membawa senjata tajam berupa parang, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala sehingga saat korban kembali kerumah dalam kondisi terluka dan pihak keluarga segera membawa korban ke Poskoki Yuruf untuk mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis Pos Satgas," ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Dankipur 1 Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Sugiman mengungkapkan bahwa pada saat korban datang ke pos kepala korban sudah mengalami pendarahan yang lumayan parah, sehingga tim kesehatan satgas segera menyiapkan peralatan untuk mengobati luka korban, saat ditanyakan kronologisnya, keluarga korban tidak tahu persis apa penyebabnya sehingga korban dianiaya oleh dua orang tidak dikenal tersebut.
 "Hasil koordinasi kami dengan Dokter Satgas via telepon menuturkan bahwa Kepala merupakan salah satu bagian tubuh yang memiliki beberapa fungsi vital, karena kepala terdiri dari beberapa bagian penting, yaitu otak, mata, telinga, hidung dan mulut, semua itu berkaitan dengan fungsi penginderaan di tubuh, oleh karena itu cedera atau luka di bagian kepala perlu mendapat penanganan yang seksama," ucap Sugiman.

"Korban mengalami luka robek sepanjang 9 cm di kepala bagian kiri dengan kedalaman sekitar 1 cm sehingga Dokter Satgas melalui via telepon memutuskan dan memerintahkan Bintara Kesehatan kami untuk membersihkan dan menjahit luka korban kurang lebih sekitar 12 jahitan." tambah Sugiman.
 "Setelah luka diperban, selanjutnya korban diberikan obat anti nyeri dan antibiotik untuk mencegah infeksi guna mempercepat penyembuhan pada lukanya, tidak lupa Bintara Kesehatan kami Serka Budiari berpesan agar korban kembali lagi setelah 3 (tiga) hari untuk kontrol kondisi luka pada kepalanya," tutup Sugiman.

Sementara itu, Bapak Marthen Watae (35) yang merupakan keluarga korban menyampaikan ucapan terimakasih banyak atas semua pertolongan yang telah diterimanya dan beliau terkejut ternyata bapak-bapak tentara selain baik juga sangat ramah sekali dan mau membantu keluarganya yang mengalami luka robek akibat terkena benda tajam (parang) walaupun sedang tidak membawa uang tetapi tetap mendapatkan pengobatan gratis dengan pelayanan yang baik dan ramah dari Tim Kesehatan Pos Satgas.
 "Kami sangat bersyukur sekali, ternyata bapak-bapak Tentara selain baik hati juga sangat ramah sekali, mau bantu selamatkan nyawa saudara saya yang kepalanya terluka karena terkena parang dengan pelayanan yang sangat ramah walaupun saya tidak pegang uang untuk bayar biaya pengobatan, terimakasih sekali bapak tentara." kata Marthen.

Selain itu, sebelum korban kembali kerumahnya, Bintara Kesehatan Poskoki Yuruf berpesan, perlu diketahui bahwa masalah cedera pada bagian kepala dapat berdampak pada bagian yang lainnya seperti kelumpuhan atau kebutaan bahkan lebih parahnya dapat menyebabkan kematian, oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kondisi kepala agar senantiasa terhindar dari masalah kesehatan termasuk luka atau cidera di bagian kepala.  

ul Wujud Peduli Sesama, Kolinlamil Gelar Donor Darah Reguler
ul Satgas Pamtas TNI Yonif 126/KC Beraksi, Beri Pelayanan Kesehatan Door To Door Ke Rumah Masyarakat Di Wilayah Perbatasan RI-PNG
ul Gunung Semeru Meletus, TNI AL Lantamal V Kerahkan Satgas Penanggulangan Bencana Alam
ul Kodam Brawijaya Jamin Kebutuhan Makanan Pengungsi Erupsi Semeru
ul Tanggap Siaga Bencana Prajurit Yonmarhanlan V Pasmar 2 Melaksanakan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru
ul Yonmarhanlan I Bersama Tim Vaksinator Lantamal I Terus Gencar Laksanakan Serbuan Vaksin
ul Prajurit Yonmarhanlan III Menyerbu Warga Bojongnangka Untuk Divaksin Covid-19
ul Posko Satgas Udara Penanggulangan Bencana Erupsi Semeru Lanud Abd Saleh Terima Dan Salurkan Bansos Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Lanud Abd Saleh Kolonel Tek Chaeruman selaku Komandan Satuan Tugas Udara (Dansatgasud) Penanggulangan Be
ul Satgas Bencana Alam Lantamal VI Evakuasi Lanzia Dan Bayi Dari Kepungan Banjir Di Sudiang Kota Makassar
ul Pos TNI AL Tergabung Dalam Tim SAR Temukan Seorang Warga Suppa Pinrang Yang Hanyut Terbawa Arus Sungai Labili Bili
ul Gerak Cepat Posmat TNI AL Takalar Selamatkan Warga Galesong Terdampak Abrasi Diterjang Ombak
ul Yonzipur 10/JP/2 Kostrad Turut Serta Membantu Evakuasi dan Penyaluran Bantuan Bencana Erupsi Gunung Semeru
ul Satgas Pamtas Yonif 126/KC Menjadi Tenaga Pengajar Di Wilayah Perbatasan RI-PNG
ul Prajurit Yonkesh 1 Mar Laksanakan Serbuan Vaksin Rutin Di RS Kanker Dharmais
ul Panglima TNI Menambah Alat Berat Untuk Perkuat BNPB Dalam Penanganan Erupsi Semeru
Smiley face
 
"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 18 November 2021
Resmi Jadi Panglima TNI, Andika Perkasa Akan Lanjutkan Program Hadi Tjahjanto
Jum`at, 3 September 2021
Panglima TNI Raker di Komisi I DPR RI
Jum`at, 23 Juli 2021
Panglima TNI Serahkan Bantuan Tabung Oksigen dan Alkes kepada Masyarakat Papua
Selasa, 8 Juni 2021
Pekuat Pelaksanaan PPKM Berskala Mikro di Daerah, Tim Gabungan TNI dan Polri Dilibatkan
Kamis, 27 Mei 2021
Panglima TNI dan Kapolri Kembali Kunjungi Papua