3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Danrem 061/Sk Tinjau Pembangun 22 Jembatan Gantung Rawayan di Kab Bogor

Senin, 25 Oktober 2021 11:10:20 - Oleh : admin - Dibaca : 124 kali

Danrem 061/Sk Tinjau Pembangun 22 Jembatan Gantung Rawayan di Kab Bogor

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat Kelurahan Sukahati khususnya dan  umumnya warga masyarakat Wilayah Kabupaten Bogor, Korem 061/Sk bersama dengan Kodim 0621/Kabupaten Bogor membantu membuat jembatan gantung diatas sungai  yang menghubungkan dua wilayah kecamatan, antara kecamatan Cibinong dan Kecamatan Bojong gede. Jembatan rawayan atau jembatan gantung itu memiliki panjang 37m dengan lebar 1,5 m serta tinggi 10 m. Yang mana jembatan tersebut sebelumnya adalah sebuah jembatan yang terbuat dari rangkaian bambu dengan penjagaannya menggunakan tali. Dikarenakan jembatan tersebut adalah satu-satunya sebagai sarana warga masyarakat berlalu lalang yang artinya warga yang akan beraktivitas di wilayah seberang sungai harus menyeberangi sungai dengan melewati jembatan tersebut walaupun jembatan itu sudah terbilang yang usang, banyak bagian-bagiannya yang sudah mulai rusak hingga dihawatirkan bisa terjadi sesuatu bila seseorang lalai melintas jalan tersebut, namun dikarenakan akses jalan lainnya untuk menuju wilayah sebrang sungai  cukup jauh maka mau tidak mau untuk mengefisienkan waktu warga masyarakat terpaksa harus melintasi jembatan bambu tersebut cukup besar, Keterangan tersebut disampaikan oleh danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P., M.M usai meninjau pembangunan jembatan rawayan di Sukahati Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Jumat (22/10).

Oleh karena itu, untuk membantu warga masyarakat sekitar dalam memudahkan aktivitas kesehariannya,  Korem 061/Suryakancana bersama Kodim 0621 Kabupaten Bogor dan Pemerintah Daerah melakukan pembangunan jembatan gantung rawayan, menggantikan jembatan gantung bambu yang sudah ada, tambah Danrem.

Kondisi Wilayah Kabupaten Bogor  dengan luas 2986 km2 yaitu terdiri dari Perbukitan, ketinggian dan dataran yang dilintasi sungai besar maupun Kecil sehingga di beberapa titik lokasi perlu dilakukan pembangunan jembatan Gantung Rawayan, yang gunanya untuk mempermudah aktivitas warga masyarakat di lokasi yang memang membutuhkan jembatan gantung. Saat ini ada 22 jembatan rawayan yang sedang dibangun yaitu berada di 17 kecamatan dan 20 desa. Dengan ukuran variatif yang terpanjang adalah jembatan Cibungur Kecamatan Rancabungur yaitu 125 meter, hampir semua jembatan untuk ukuran lebarnya yaitu sekitar satu setengah meter dengan tinggi rata-rata 10 meter.

Pembangunan jembatan rawayan ini ditargetkan dapat selesai dalam waktu 120 hari yang sudah dimulai pada minggu pertama bulan Juli sampai dengan Minggu ke-4 bulan Oktober yang dilaksanakan secara terpadu dengan Pemda Kab Bogor, Korem 061/SK serta masyarakat dalam bentuk karya bakti, dan diharapkan agar pelaksanaannya tetap terjalin Kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

Jembatan gantung atau rawayan dibangun tentunya untuk mempermudah warga masyarakat dalam beraktivitas yang mana yaitu merupakan akses tercepat menuju jalan utama. Dengan adanya jembatan tersebut Danrem berharap dapat mempermudah warga masyarakat dalam mengefisiensikan waktu ataupun dalam beraktivitas serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah sekitarnya, serta menciptakan sentra ekonomi baru. Dan juga untuk mendukung anak-anak dalam melaksanakan kegiatan sekolah ataupun kegiatan lainnya.

" Saya berharap kedepannya agar jembatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan dan memajukan kegiatan kegiatan produktif di masyarakat, sehingga dampaknya bisa betul-betul dirasakan oleh rakyat." Ujar Danrem.

Kondisi Kabupaten Bogor yang merupakan banyak terdapat sungai, membuat berbagai aktivitas masyarakat seringkali menjadi sulit ditambah curah hujan yang tinggi sehingga menjadi hambatan, itulah yang menjadi alasan kenapa Korem 061/Suryakancana membangun puluhan jembatan penghubung, yaitu untuk mempermudah akses masyarakat di sejumlah lokasi di Kabupaten Bogor.

Sebagai landasan Yuridis Undang Undang No. 34 Tentang TNI pasal 7 Ayat 2 tugas OMSP yaitu salah satunya membantu tugas Pemerintahan di Daerah. Banyak hal-hal lain yang sudah dilakukan TNI dimana mana untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kesulitan Rakyat sekarang yang Korem 061/Sk lakukan nyata adalah Program pembangunan jembatan penghubung jenis rawayan atau gantung menjadi solusi yang paling realistis dan sesuai dengan kondisi alam wilayah pelosok, terpencil Kabupaten Bogor.

Hadir pada kegiatan tersebut yaitu  Kasi Intel Korem 061/SK, Kolonel Kav Rendra Andrian Siagian, Kasiren Korem 061/SK, Letkol Inf Nyoman Sumitra, Dandim 0621/Kab.Bogor, Letkol Inf Sukur Hermanto, Pasiren Korem 061/Sk Mayor Inf Dudu Nursalim, DPKPP Kab.Bogor, Kabid PSU Bp H.Nunung serta Kasi Ekbang, Bpk Cucu.

 

 

Smiley face
 
"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Kamis, 18 November 2021
Resmi Jadi Panglima TNI, Andika Perkasa Akan Lanjutkan Program Hadi Tjahjanto
Jum`at, 3 September 2021
Panglima TNI Raker di Komisi I DPR RI
Jum`at, 23 Juli 2021
Panglima TNI Serahkan Bantuan Tabung Oksigen dan Alkes kepada Masyarakat Papua
Selasa, 8 Juni 2021
Pekuat Pelaksanaan PPKM Berskala Mikro di Daerah, Tim Gabungan TNI dan Polri Dilibatkan
Kamis, 27 Mei 2021
Panglima TNI dan Kapolri Kembali Kunjungi Papua