c9fb2a9e812153a139353118104ca03a.jpg  

Divisi Infanteri 2 Kostrad Menggelar Latihan Penerjunan Statikdi Daerah Latihan Kampung Sengkol, Lombok Tengah. Malang

Rabu, 21 September 2022 13:39:39 - Oleh : admin - Dibaca : 200 kali

Divisi Infanteri 2 Kostrad Menggelar Latihan Penerjunan Statikdi Daerah Latihan Kampung Sengkol, Lombok Tengah. Malang

Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar latihan penerjunan (Kelompok Depan Operasi Linud) KDOL dan penerjunan statik pada sabtu 17 september 2022 dalam rangka pelaksanaan Latihan Gabungan Utama Linud TA 2022 yang berlokasi di daerah latihan Kampung Sengkol, Lombok Tengah. Malang, Senin (19/9/2022).

Terjadi momen mengharukan dari 2 anggota pelaku latihan yaitu Sertu Khoirudin dari Yonif 503/Mayangkara dan Pratu Reza dari Yonif 502/Ujwala Yudha setelah usai melaksanakan latihan penerjunan.

Kejadian pertama dialami oleh Sertu Khoirudin yang merupakan orang asli Bima, Nusa Tenggara Barat kelahiran 20 Maret 1978 yang saat ini berdinas di Yonif 503/Mayangkara, Mojosari, Jawa Timur.

Diutarakan Sertu Khoirudin, dirinya kurang lebih 12 tahun belum pernah bertemu dengan Ayah kandungnya (Bapak H. Yusuf) yang tinggal di Bima, karena terkendala sering ikut penugasan dan anaknya yang harus sekolah di Mojosari, Jawa Timur.

 

Pada kesempatan latihan di Lombok Tengah, sebelum berangkat Sertu Khoirudin sempat menghubungi ayahnya bahwa ia akan melaksanakan latihan di Kampung Sengkol, Lombok Tengah. Kesempatan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh Ayahnya untuk menemui Sertu Khoirudin (anaknya).

 

Ditanya oleh wartawan, Bapak H. Yusuf (Ayah Sertu Khoirudin) menjelaskan bahwa setibanya di daerah latihan ia bertanya kepada Bapak tentara yang kebetulan adalah Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Syafrial, PSC., M.Tr.(Han), yang juga selaku Pangkogasgab Linud pada latihan tersebut.

 

Tidak hanya itu, kejadian mengharukan lainnya juga dialami oleh Pratu Reza Primayadi orang asli Lombok yang saat ini berdinas di Yonif 502/Ujwala Yudha. Istrinya (Desy Sudiarti) yang tengah hamil tua dan berdomisili di Lombok saat itu harus menerima keadaan karena tidak bisa dekat dengan suaminya (Pratu Reza Primayadi) yang berdinas di Malang, Jawa Timur.

 

 

 

Smiley face
 
"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Selasa, 20 Desember 2022
Presiden Jokowi Lantik Yudo Margono sebagai Panglima TNI
Jum`at, 2 Desember 2022
Panglima TNI Bersama KSAL Lepas Satgas MTF TNI Konga 28 N ke Lebanon
Jum`at, 25 November 2022
Sambangi Cianjur, Panglima TNI Evaluasi Kekuatan Pasukan di Lokasi Gempa
Jum`at, 25 November 2022
Panglima TNI Tinjau Lokasi Gempa Cianjur Kirim Bantuan dan Bawa 8 Ribu Paket Makanan
Selasa, 8 November 2022
Panglima TNI cek alutsista pengamanan KTT G20