3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

Penekanan Panglima TNI Menghadapi Tugas Tahun 2011

Selasa, 1 Februari 2011 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 790 kali

Penyelenggaraan Rapim TNI  yang telah berlangsung mulai tanggal 19 – 21 Januari 2011 yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan TNI, para pejabat Kementerian serta lembaga pemerintahan non kementerian yang terkait dengan TNI telah mengangkat thema ”Konsistensi Pembangunan Kekuatan Pokok Minimum dan Reformasi Birokrasi TNI guna mendukung tugas pokok TNI”.  

Adapun pada kesempatan Rapim tersebut Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. telah menggarisbawahi hakikat perkembangan lingkungan strategis dan perkiraan ancaman ke depan yang paling mungkin baik terhadap ancaman militer maupun ancaman non militer yang tidak semakin ringan kita hadapi pada tahun 2011.

Dihadapkan pada perkembangan lingkungan strategis dan persepsi ancaman seperti saya utarakan diatas dan terkait tugas pokok TNI sesuai Undang-Undang nomor 34 tahun 2004, maka dirumuskan tugas-tugas TNI tahun 2011 sebagai berikut :

1.       Melaksanakan penangkalan, pencegahan, dan penindakan terhadap setiap bentuk ancaman dan gangguan yang membahayakan kelangsungan hidup, kehormatan bangsa, kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI.

2.       Menegakkan hukum di wilayah laut dan udara yurisdiksi nasional Indonesia berdasarkan hukum nasional, hukum internasional yang telah diratifikasi dan kebiasaan internasional.

3.       Melaksanakan pengamanan perbatasan wilayah darat, laut, dan udara yurisdiksi nasional serta mengantisipasi perkembangan situasi di wilayah perairan blok Ambalat, Pulau Miangas, Selat Malaka, dan pulau-pulau kecil terluar lainnya.

4.       Mengatasi gerakan separatis bersenjata dan pemberontakan bersenjata, khususnya di Papua.         

5.       Melaksanakan operasi intelijen dan pembinaan teritorial untuk menciptakan kondisi yang kondusif dalam rangka mendukung pemberdayaan wilayah pertahanan, khususnya di daerah perbatasan dan daerah rawan konflik.        

6.       Melaksanakan deteksi dan cegah dini terhadap aksi teror serta penanggulangan secara terpadu dengan instansi terkait.

7.       Mengamankan Presiden dan Wapres serta tamu negara setingkat kepala negara/pemerintahan beserta keluarganya.

8.       Melaksanakan tugas perbantuan kepada Polri atas permintaan dalam rangka tugas kamtibmas.         

9.       Melaksanakan pengamanan obvitnas yang bersifat strategis dan obvit strategis lainnya sesuai dengan permintaan. 

10.     Membantu pemerintah daerah dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan akibat bencana.         

11.     Melaksanakan dan membantu pengungsian, pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan/Search And Rescue (SAR), serta pengamanan pelayaran dan penerbangan.

12.     Melaksanakan tugas perdamaian dunia di bawah bendera PBB, sesuai dengan kebijakan politik luar negeri RI.

13.     Menyelenggarakan kerja sama internasional di bidang militer dalam bentuk patroli terkoordinasi, pendidikan, latma, kerja sama intelijen, logistik, dan melaksanakan diplomasi militer. 

14.     Meningkatkan kesiapan operasional satuan.         

15.     Melaksanakan tugas lain sesuai peraturan perundang-undangan.

16.     Mencegah dan meniadakan pelanggaran HAM.

Demikian lembar penpas tentang “Penekanan Panglima TNI 2011” ini disampaikan untuk dipahami dan dipedomani oleh seluruh prajurit TNI, khususnya para pimpinan satuan jajaran TNI.

"Tunaikan Sumpah dan tugas kewajiban sebagai prajurit Negara Republik Indonesia, yang sanggup menjamin keamanan dan keselamatan nusa dan bangsanya"    
Panglima Besar Jenderal Sudirman
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Medan, Panglima TNI Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan
Rabu, 15 Mei 2019
Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan Kerja Safari Ramadhan di Wilayah Kodam III/Siliwangi
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur