3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA BENDERA TANGGAL 17 AGUSTUS 2011

Rabu, 17 Agustus 2011 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 1309 kali

PARA PERWIRA, BINTARA DAN TAMTAMA, SERTA SEGENAP PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN,

          SEBAGAI PRAJURIT YANG BERIMAN DAN BERTAQWA, MARILAH KITA SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI SYUKUR KE HADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA, ATAS SEGALA LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIA-NYA, SEHINGGA PAGI HARI INI KITA MASIH DIBERI KEKUATAN DAN KESEHATAN UNTUK DAPAT MELAKSANAKAN TUGAS YANG DIEMBANKAN NEGARA KEPADA KITA SEKALIAN.

            MASIH DALAM SUASANA BULAN SUCI RAMADHAN, ATAS NAMA PRIBADI DAN PIMPINAN TNI, SAYA SAMPAIKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH RAMADHAN 1432 H KEPADA SEGENAP PRAJURIT DAN PNS TNI DIMANAPUN BERADA DAN BERTUGAS.

PARA PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA CINTAI,

TANGGAL 17 AGUSTUS 1945 MEMPUNYAI ARTI DAN MAKNA YANG SANGAT PENTING BAGI KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA, KARENA DENGAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN ITULAH, PERJALANAN PANJANG PERJUANGAN BANGSA INI UNTUK MELEPASKAN DIRI DARI BELENGGU PENJAJAHAN, TELAH MENCAPAI PUNCAKNYA.

PERJUANGAN MEREBUT, MENEGAKKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN ITU, MELAHIRKAN NILAI-NILAI KEPRIBADIAN DAN JATIDIRI BANGSA, YANG TERCERMIN PADA SIKAP DAN SIFAT KETELADANAN PARA PEJUANG KITA, YAITU RELA BERKORBAN DAN PANTANG MENYERAH, DILANDASI DENGAN TEKAD DAN SEMANGAT PENGABDIAN SERTA MORALITAS YANG TINGGI, UNTUK BERJUANG DEMI KEJAYAAN BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

OLEH KARENA ITU, SUDAH SEWAJARNYALAH APABILA PADA KESEMPATAN YANG BERBAHAGIA INI, SEJENAK KITA MENUNDUKKAN KEPALA, GUNA MEMBERIKAN PENGHARGAAN DAN PENGHORMATAN KEPADA PARA PENDAHULU KITA, YANG TELAH BERJUANG MEREBUT, MENEGAKKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN NEGARA DAN BANGSA INDONESIA, DENGAN PENUH KESADARAN DAN KEIKHLASAN, TERMASUK MENGORBANKAN JIWA DAN RAGANYA. 

PARA PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA BANGGAKAN,

          NILAI-NILAI PERJUANGAN YANG DILAHIRKAN PARA PEJUANG ITU MEMILIKI SIFAT HAKIKI, LESTARI, LUWES DAN DINAMIS, KARENANYA TETAP RELEVAN UNTUK DIJADIKAN SUMBER MOTIVASI DAN INSPIRASI BAGI GENERASI PENERUS BANGSA INI, DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA.

          KARENA DENGAN NILAI-NILAI PERJUANGAN ITULAH KITA AKAN MAMPU BERTAHAN SECARA TEGUH DAN KONSISTEN, NAMUN TETAP DALAM SIKAP YANG LUWES, DINAMIS DAN ANTISIPATIF DALAM MENGHADAPI BERBAGAI ANCAMAN YANG MERONGRONG KESELAMATAN BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

          SAYA INGIN MENGINGATKAN KEPADA KITA SEMUA BAHWA ANCAMAN YANG MERONGRONG KESELAMATAN BANGSA DAN NEGARA INI BUKAN SEMATA-MATA DATANG DARI LUAR, TETAPI JUSTRU YANG LEBIH DOMINAN, MUNCUL DARI DALAM DIRI BANGSA INI, ANTARA LAIN DITANDAI DENGAN MENURUNNYA SEMANGAT NASIONALISME, RENDAHNYA MILITANSI, SERTA MELUNTURNYA JATI DIRI DAN KULTUR BANGSA INI.

          KONDISI ITU MEMUNCULKAN ANGGAPAN NEGATIF DI SEBAGIAN KALANGAN MASYARAKAT BAHWA NEGARA KITA ADALAH NEGARA YANG LUNAK, DAN BANGSA KITA ADALAH BANGSA YANG LEMBEK, MENGGAMPANGKAN PERMASALAHAN, SERTA TIDAK MEMILIKI KEPEKAAN TERHADAP PELANGGARAN DAN PENYELEWENGAN, SEPERTI HALNYA KORUPSI.       

JIKA KITA TIDAK MAU DAN TIDAK MAMPU BERUSAHA UNTUK KELUAR DARI KEADAAN SEPERTI ITU, MAKA DISINTEGRASI BANGSA AKAN MENGANCAM KITA, DAN TENTU SAJA KITA TIDAK MENGINGINKAN HAL ITU TERJADI.

OLEH KARENA ITU, DI SAAT BANGSA DAN NEGARA SEKARANG INI MENGHADAPI PROBLEMA KEHIDUPAN NASIONALNYA YANG BEGITU BERAT DAN KOMPLEKS, SEMENTARA DI SISI LAIN BANGSA DAN NEGARA INI SEDANG BERUSAHA MENGEJAR KETERTINGGALAN DARI NEGARA-NEGARA DI SEKITARNYA DALAM HAL PEMBANGUNAN, MAKA JIWA, SEMANGAT DAN NILAI-NILAI PERJUANGAN ITU HARUS TETAP MENJADI PEGANGAN YANG TEGUH, DAN KEMUDIAN DITUMBUHKEMBANGKAN, DIDINAMISASIKAN, DAN DIAKTUALISASIKAN SECARA LEBIH KONKRIT, LEBIH RESPONSIF DAN LEBIH AKOMODATIF UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH-MASALAH BANGSA TERSEBUT.

DENGAN MEREVITALISASI DAN MENGAKTUALISASIKAN NILAI-NILAI PERJUANGAN ITU, DIHARAPKAN AKAN MENGGUGAH KEMBALI HADIRNYA NASIONALISME,  MENDORONG TUMBUHNYA MILITANSI BANGSA, DAN MENGINSPIRASI MUNCULNYA JATIDIRI SERTA KULTUR BANGSA.

KONDISI ITU SANGAT DIPERLUKAN OLEH BANGSA INI UNTUK MENAMPILKAN DIRINYA SEBAGAI BANGSA YANG BESAR DAN MAJU, SEJAJAR DENGAN BANGSA-BANGSA MAJU LAINNYA DI DUNIA.

MAKA TIDAK ADA ALTERNATIF LAIN SELAIN BANGSA INI HARUS BANGKIT DAN BEKERJA KERAS BERSAMA-SAMA, UNTUK MEMBANGUN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG MAJU, BERDAULAT, ADIL, AMAN DAN MAKMUR, BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945.

            PARA PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA BANGGAKAN,

DALAM LINGKUP TNI, SAYA INGIN MENGINGATKAN DAN MENEGASKAN BAHWA SEBAGAI KEKUATAN PERTAHANAN NEGARA YANG PROFESIONAL DAN MILITAN, MAKA JIWA, SEMANGAT DAN NILAI-NILAI PERJUANGAN YANG DILAHIRKAN PARA KUSUMA BANGSA DALAM MEMPERJUANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN, YANG DIPROKLAMASIKAN 17 AGUSTUS 1945 ITU, MERUPAKAN JIWA, SEMANGAT DAN NILAI-NILAI YANG HARUS SENANTIASA TUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM DIRI SETIAP PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI .

NILAI-NILAI YANG KEMUDIAN MENGKRISTAL DI DALAM SAPTA MARGA, SUMPAH PRAJURIT,  DELAPAN WAJIB TNI, DAN KODE ETIK PERWIRA “BUDHI BHAKTI WIRA UTAMA” SERTA PANCA PRASETIA KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA, HARUS SENANTIASA MENJADI PEDOMAN DALAM KEHIDUPAN PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI.

DENGAN DEMIKIAN, PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI HARUS MENJADI TELADAN BAGI LINGKUNGANNYA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI PERJUANGAN ITU, SEHINGGA TUMBUH KEMBALI NASIONALISME, MILITANSI DAN JATIDIRI BANGSA INI UNTUK BERJUANG BERSAMA-SAMA MENGISI KEMERDEKAAN, DENGAN BEKERJA KERAS MEMBANGUN NEGARA TERCINTA INI.

KESUNGGUHAN KITA MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA INI UNTUK MENJADI LEBIH BAIK, LEBIH MAJU DAN MENJADI LEBIH SEJAHTERA, MERUPAKAN WUJUD PENGHORMATAN DAN PENGHARGAAN KITA KEPADA PARA PAHLAWAN KUSUMA BANGSA, YANG TELAH MEMPERSEMBAHKAN JIWA DAN RAGANYA KEPADA PERSADA IBU PERTIWI INI.

OLEH KARENANYA, TIDAK SATU PUN ANAK BANGSA INI DIBENARKAN MENYIA-NYIAKAN JERIH PAYAH PERJUANGAN PARA PAHLAWAN, APALAGI MENCOBA UNTUK MERUSAKNYA DAN MEMECAH BELAH BANGSA DAN NEGARA INI.

          SEBAGAI PENGAWAL DAN BENTENG NEGARA, SERTA SEBAGAI PATRIOT DAN KESATRIA BANGSA, PRAJURIT TNI DIMANA PUN BERADA DAN BERTUGAS, HARUS MEMEGANG TEGUH KOMITMEN ITU, DAN MENGKONKRITKANNYA MELALUI KERJA KERAS MELEBIHI PANGGILAN TUGASNYA.

TUGAS KONSTITUSIONAL UNTUK MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN NEGARA, MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA DAN MELINDUNGI SEGENAP BANGSA DAN TUMPAH DARAH INDONESIA DARI SEGALA BENTUK ANCAMAN, MERUPAKAN TUGAS YANG MULIA DAN HARUS DIDUKUNG OLEH SELURUH KOMPONEN BANGSA.

          UNTUK ITU, BANGUN KEMANUNGGALAN TNI - RAKYAT DAN PROFESIONALISME KEPRAJURITAN YANG BERBASIS JATI DIRI TNI, SEBAGAI TENTARA RAKYAT, TENTARA PEJUANG DAN TENTARA NASIONAL YANG PROFESIONAL.

MARI KITA MENGAJAK SESAMA KOMPONEN BANGSA  BERGANDENG TANGAN  MENYINGSINGKAN LENGAN BAJU UNTUK BEKERJA KERAS MENGISI KEMERDEKAAN INI DENGAN KARYA-KARYA PENGABDIAN YANG TERBAIK.

SELAMAT BERTUGAS,

DIRGAHAYU KE-66 REPUBLIK INDONESIA

SEMOGA TUHAN YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG SELALU MEMBERIKAN PETUNJUK, BIMBINGAN DAN PERLINDUNGAN KEPADA KITA SEMUA, DALAM MENDHARMABAKTIKAN JIWA DAN RAGA KITA HANYA KEPADA BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG SANGAT KITA CINTAI BERSAMA.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.

 

PANGLIMA TNI

TTD

AGUS SUHARTONO, S.E.

LAKSAMANA TNI

 

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai