3f804abd95730c82e6217735dd3ebf6a.jpg  

PADA UPACARA BENDERA 17-AN TANGGAL, 17 SEPTEMBER 2012

Senin, 17 September 2012 00:00:00 - Oleh : puspen - Dibaca : 3299 kali

PARA PERWIRA, BINTARA DAN TAMTAMA, SERTA SEGENAP PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN,

SEBAGAI INSAN YANG BERIMAN DAN BERTAKWA, MARILAH KITA SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI SYUKUR KEHADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA, ATAS SEGALA LIMPAHAN RAHMAT DAN KARUNIA-NYA, SEHINGGA KITA DAPAT MELAKSANAKAN TUGAS YANG DIEMBANKAN OLEH NEGARA KEPADA KITA TANPA HALANGAN YANG BERARTI.

PESERTA UPACARA SEKALIAN, YANG BERBAHAGIA,

MENGINGAT UPACARA BENDERA 17-AN KALI INI MASIH DALAM SUASANA IDUL FITRI, MAKA PADA KESEMPATAN YANG BERBAHAGIA INI, SAYA UCAPKAN SELAMAT IDUL FITRI 1433 HIJRIAH, KEPADA SEGENAP PRAJURIT DAN PNS TNI DIMANAPUN BERADA DAN BERTUGAS.

SELAKU MANUSIA YANG TIDAK LUPUT DARI KESALAHAN, SAYA JUGA INGIN MENYAMPAIKAN “MAAF LAHIR & BATHIN”, KIRANYA IDUL FITRI YANG BARU SAJA KITA RAYAKAN DAPAT MENAMBAH MOTIVASI DALAM MENJALANKAN TUGAS PENGABDIAN SESUAI PERAN DAN FUNGSI KITA MASING-MASING.

PARA PRAJURIT DAN PNS TNI, YANG SAYA CINTAI,

SEPERTI KITA KETAHUI BERSAMA BAHWA PADA BULAN SEPTEMBER TERDAPAT BEBERAPA CATATAN TERKAIT AKSI TERORISME, BAIK YANG TERJADI DI LUAR MAUPUN DI DALAM NEGERI, SEPERTI PERISTIWA PENGEBOMAN GEDUNG WTC DI NEW YORK, AMERIKA SERIKAT PADA TAHUN 2001, YANG MENEWASKAN SEKITAR 3.000 KORBAN JIWA, DAN PERISTIWA BOM MOBIL DI DEPAN KEDUTAAN AUSTRALIA PADA TAHUN 2004.

KEDUA CONTOH PERISTIWA TERSEBUT HENDAKNYA MENJADI PENGINGAT BAGI KITA UNTUK SELALU WASPADA TERHADAP KEMUNGKINAN AKSI TERORISME, KARENA PARA TERORIS MEMILIKI SASARAN YANG SANGAT VARIATIF, MULAI DARI MENYERANG INSTITUSI MAUPUN RUANG PUBLIK ORANG ASING, PUSAT PERBELANJAAN, TEMPAT PERIBADATAN, BAHKAN BELAKANGAN INI SASARANNYA DIARAHKAN KEPADA APARAT KEAMANAN KHUSUSNYA APARAT DARI KEPOLISIAN, SEPERTI YANG TERJADI SECARA BERTURUT-TURUT DI KOTA SOLO BARU-BARU INI.

DEMIKIAN PULA HALNYA DENGAN KONFLIK KOMUNAL YANG TERJADI DI SAMPANG DAN BEBERAPA DAERAH LAIN, BAHKAN HINGGA MENELAN KORBAN JIWA, TELAH MENGUSIK RASA KEBHINNEKAAN YANG MERUPAKAN CIRI KHAS BANGSA INDONESIA.

KEBENGISAN DAN KEKEJAMAN PERISTIWA AKSI TERORISME MAUPUN KONFLIK KOMUNAL DI DALAM NEGERI, SEOLAH-OLAH SUDAH MENJADI BAGIAN DARI KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA YANG SEBELUMNYA DIKENAL SEBAGAI BANGSA YANG SANTUN DAN RAMAH SERTA MEMILIKI BUDAYA BERGOTONG-ROYONG.

OLEH KARENANYA KITA PERLU MAWAS DIRI, BAHKAN TNI HARUS MAMPU BERTINDAK SELAKU PEREKAT BANGSA DAN MEMBANTU MENCIPTAKAN KONDISI YANG KONDUSIF UNTUK MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA YANG CINTA DAMAI DAN SANGAT RELIGIUS.

MARAKNYA UNJUK RASA YANG SERING MENYERANG APARAT, MARAKNYA KONFLIK BERLATAR BELAKANG SARA, SERTA MARAKNYA KONFLIK HAK ATAS TANAH ADAT PADA AKHIR-AKHIR INI, MENGINDIKASIKAN ADANYA SUATU SKENARIO YANG DIDALANGI OLEH PIHAK-PIHAK YANG MEMILIKI AGENDA DAN KEPENTINGAN TERTENTU UNTUK MENCIPTKAN INSTABILITAS DI DALAM NEGERI, SEHINGGA KESEMUANYA ITU MENUNTUT KITA SEMUA UNTUK LEBIH PEKA DAN SELALU MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN.

DENGAN DEMIKIAN, TNI JUGA HARUS BERPARTISIPASI AKTIF DALAM MENDUKUNG TERCIPTANYA RASA AMAN DI KALANGAN MASYARAKAT, KARENA WALAUPUN AMANAT UNDANG-UNDANG MENETAPKAN TUGAS POKOK TNI UNTUK MENEGAKKAN KEDAULATAN DAN MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH NKRI, NAMUN UNDANG-UNDANG JUGA MENGAMANATKAN BAHWA TNI BERKEWAJIBAN UNTUK MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA DARI BERBAGAI ANCAMAN TERMASUK AKSI TERORISME DAN KONFLIK KOMUNAL YANG ADA.

SEGENAP PRAJURIT DAN PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI, DIMANAPUN BERTUGAS DAN BERADA,

BERKAITAN DENGAN TUGAS YANG KITA EMBAN, DIANTARANYA MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA DAN KOMITMEN TNI DALAM MENGAWAL SERTA MENGAMANKAN PANCASILA DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945, SAYA SAMPAIKAN BEBERAPA ATENSI DAN HARAPAN, SEBAGAI PEDOMAN DALAM MENGEMBAN TUGAS DAN KOMITMEN TERSEBUT, SEBAGAI BERIKUT:

PERTAMA, IMPLEMENTASIKAN SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA DALAM MENINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAKWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, SEBAGAI LANDASAN MORAL, ETIKA, DAN INTEGRITAS DALAM RANGKA MENGEMBAN TUGAS SEBAGAI PRAJURIT DAN PNS TNI.

KEDUA, TINGKATKAN KEWASPADAAN NASIONAL TERHADAP UPAYA-UPAYA UNTUK MENGGANTIKAN PANCASILA DENGAN IDEOLOGI YANG LAIN, KARENA PANCASILA SUDAH TERUJI SEBAGAI IDEOLOGI YANG PALING COCOK UNTUK DIJADIKAN SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA INDONESIA YANG SANGAT PLURAL.

KETIGA, WASPADAI TERUS GERAKAN TERORISME YANG KEHADIRANNYA SEPERTI PENCURI DI MALAM HARI, SULIT DIPREDIKSI NAMUN TIDAK AKAN MUNCUL APABILA KITA DALAM KONDISI SIAP.

TERKAIT AKSI TERORISME TERSEBUT, DAN MENGANTISIPASI TERJADINYA KONFLIK KOMUNAL, KEPADA SATUAN TERITORIAL AGAR MENGHIDUPKAN KEMBALI LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL YANG DI DALAMNYA TERMASUK INTELIJEN TERITORIAL, SEHINGGA PERISTIWA DI SAMPANG TIDAK TERULANG DAN TIDAK MENULAR KE TEMPAT LAIN.

KEEMPAT, BANTU TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DENGAN TERUS IKUT BERUPAYA MENGATASI SETIAP KESULITAN YANG DIHADAPI MASYARAKAT DI SEKITARNYA, TERUTAMA OLEH SATUAN KEWILAYAHAN, AGAR TNI SENANTIASA MENDAPAT TEMPAT DI HATI RAKYAT.

KELIMA, TINGKATKAN DAN PERTAHANKAN JATI DIRI TNI YANG SELALU MEMEGANG TEGUH DISIPLIN, SEHINGGA PATUT DIJADIKAN TELADAN OLEH MASYARAKAT DI SEKITARNYA GUNA MEWUJUDKAN DISIPLIN NASIONAL, KARENA HANYA DENGAN DISIPLIN NASIONAL BANGSA INDONESIA DAPAT MENGEJAR KETERTINGGALANNYA DARI BANGSA-BANGSA LAIN DI DUNIA.

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA SERTA SEGENAP PEGAWAI NEGERI SIPIL TNI YANG SAYA BANGGAKAN.

AKHIRNYA, MARILAH KITA SELALU BERSERAH DIRI SERAYA MEMANJATKAN DOA, SEMOGA TUHAN YANG MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG, SENANTIASA MEMBERIKAN PETUNJUK, BIMBINGAN DAN KEKUATAN KEPADA KITA SEKALIAN, DALAM MELANJUTKAN TUGAS DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, TNI, BANGSA, DAN NEGARA.

 

SELAMAT BERTUGAS,

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.

 

PANGLIMA TNI

 

 

   AGUS SUHARTONO, S.E.

LAKSAMANA TNI

 

Panglima TNI bertekad membangun prajurit yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP
Pengumuman
Siaran Pers
Amanat
Berita Media
Jum`at, 12 April 2019
Final Piala Presiden 2019, Panglima TNI Imbau Kedua 10 Apr 2019 Suporter Tertib
Rabu, 30 Januari 2019
Lama Tertunda, TNI Akhirnya Bentuk Satuan Baru, Kogabwilhan
Jum`at, 11 Januari 2019
TNI Pesan Lagi 8 Helikopter H225M, Airbus: Telah Teruji di Medan Tempur
Jum`at, 30 November 2018
Kapolri Dan Panglima TNI Koordinasi Operasi Lilin Dan Perkembangan Kamtibmas 2018
Kamis, 29 November 2018
Panglima TNI Sebut Pengadaan Persenjataan Renstra 2015-2019 Sudah Sesuai